Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Langkah Baru Menuju Perdamaian: AS Tawarkan Proposal Konsesi Finansial dan Penghentian Militer kepada Iran

Langkah Baru Menuju Perdamaian: AS Tawarkan Proposal Konsesi Finansial dan Penghentian Militer kepada Iran

Berita Utama Minggu, 24 Mei 2026 21:26 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
GOOD MORNING AMERICA - Alexander Marquardt on "Good Morning America," 10/9/14, airing on the Walt Disney Television Network. (Photo by Fred Lee/Walt Disney Television via Getty Images)

GazanaPublika.com, Islamabad – Jalur diplomasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kini memasuki babak baru yang krusial. Washington dilaporkan telah melayangkan draf proposal perdamaian terbaru kepada pihak Teheran. Di dalam tawaran kesepakatan tersebut, pihak Gedung Putih bersedia memberikan sejumlah pelonggaran sanksi ekonomi serta bersiap menghentikan aktivitas militernya demi meredam konflik yang terjadi.

Informasi mendetail mengenai draf kesepakatan damai ini diungkapkan pertama kali ke publik pada (23/5/2026). Rencana penyelesaian konflik tersebut dibeberkan oleh seorang jurnalis asal Amerika yang mengetahui secara rinci isi dokumen penawaran itu. Melalui platform media sosial X, koresponden ABC Alex Marquardt menjelaskan bahwa rancangan perdamaian ini dibangun secara bertahap dan didasarkan pada landasan proposal 14 poin yang telah dirumuskan sebelumnya.

“Yang perlu diperhatikan, proposal tersebut dilaporkan mencakup dana ekonomi besar untuk ganti rugi Iran, keringanan penjualan minyak Iran, pencairan dana secara bertahap, pencabutan sanksi, dan tidak ada hal pasti mengenai pengayaan nuklir,” menurut Marquardt seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (23/5/2026), dikutip dari Kompas.com.

Direncanakan, penandatanganan dokumen nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MOU) antara Washington dan Teheran bakal digelar secara resmi di ibu kota Pakistan, Islamabad. Kesepakatan awal ini nantinya akan berfungsi sebagai pemantik untuk memulai negosiasi lanjutan yang lebih substansial terkait dengan ‘kesepakatan akhir’ guna mengakhiri ketegangan bersenjata secara permanen.

BACA JUGA:  Polda Metro Jaya Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktifis Melalui Anilisa Saintifik

Berdasarkan ketentuan dari draf kesepakatan yang ditawarkan, kedua belah pihak diwajibkan untuk segera menghentikan seluruh bentuk operasi militer mereka di lapangan, termasuk aktivitas militer yang berlangsung di wilayah Lebanon. Selain itu, baik AS maupun Iran harus berkomitmen penuh untuk tidak melayangkan ancaman penggunaan kekuatan bersenjata di kemudian hari.

Terkait isu sensitif mengenai program nuklir, draf perjanjian ini sengaja menunda pengambilan keputusan krusial seputar penarikan bahan yang telah diperkaya serta aktivitas pengayaan nuklir itu sendiri hingga pembahasan di meja negosiasi akhir. Namun, sebagai kompensasi awal, pihak Iran diharuskan untuk memegang komitmen kuat agar tidak pernah melangkah ke tahap pengembangan senjata nuklir.

Fakta strategis lain yang termuat dalam tawaran kedamaian ini adalah komitmen rekonstruksi pascaperang di Iran yang akan disokong penuh oleh AS beserta negara-negara di kawasan sekitar, dengan pembahasan detail operasional yang akan dirampungkan di waktu mendatang. Seiring berjalannya proses perundingan, Washington diklaim bersedia mencairkan dana-dana milik Teheran secara bertahap. Puncaknya, setelah kerangka waktu pada kesepakatan akhir diketok palu, seluruh sanksi sekunder maupun sanksi utama yang dijatuhkan oleh AS dan PBB bakal dihapuskan secara menyeluruh.

BACA JUGA:  Doa Quraish Shihab untuk Prabowo di Malam Nuzulul Qur’an: ‘Kekuasaan Bersumber dari Tuhan’

Sebagai langkah awal sebelum seluruh sanksi resmi dicabut, Gedung Putih terlebih dahulu akan menerbitkan pengecualian hukum khusus. Regulasi ini akan membuka kembali keran ekspor komoditas minyak bumi Iran, memulihkan aktivitas sektor perbankan, serta mengizinkan sektor perekonomian lainnya untuk beroperasi kembali secara normal.

Tuntutan lain yang wajib dipenuhi pascapenandatanganan nota kesepahaman mencakup pembongkaran blokade di wilayah perairan laut dan penarikan mundur armada militer AS dari kawasan sekitar Iran. Arus lalu lintas maritim di wilayah strategis tersebut diproyeksikan akan berjalan normal kembali dalam jangka waktu 30 hari, sementara penarikan seluruh pasukan militer AS dijadwalkan rampung dalam satu bulan setelah kesepakatan akhir disahkan secara hukum.

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Internasional

Teheran Mulai Persiapkan Upacara Pelepasan Ali Khamenei, Prosesi Dijadwalkan Berlangsung Sebelum Akhir Juni

Berita Utama

Menantang Risiko di Bawah Rel: Langkah Sigap Rano Karno Cegah Petaka ‘Sinkhole’ Lenteng Agung

Internasional

Eskalasi Serangan Udara dan Perintah Pengosongan Paksa Guncang Lebanon Selatan

BERITA TERBARU

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Polda Banten Meringkus Debt Collector Yang Melakukan Perampasan dan Penganiayaan Terhadap Personel Brimob

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

Mengurai Dialektika Genetika, Epigenetika, dan Jati Diri Klan Leluhur

Kritik dan Dialektika Kebijakan Alokasi Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.