Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Selat Hormuz Kembali Memanas, Iran Klaim Serang Kapal Militer AS dengan Rudal dan Drone

Selat Hormuz Kembali Memanas, Iran Klaim Serang Kapal Militer AS dengan Rudal dan Drone

Berita Utama Jumat, 8 Mei 2026 18:41 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Teheran — Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memuncak setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim melancarkan serangan rudal dan drone skala besar terhadap kapal-kapal militer Amerika di sekitar Selat Hormuz, Jumat (8/5/2026). Serangan tersebut disebut sebagai respons atas dugaan pelanggaran gencatan senjata yang dituduhkan Teheran kepada Washington.

Dalam pernyataan resminya, Islamic Revolutionary Guard Corps menyebut operasi militer itu dilakukan setelah pasukan Amerika diduga menyerang kapal tanker minyak Iran yang berlayar dari perairan dekat Pelabuhan Jask menuju Selat Hormuz, serta menargetkan kapal-kapal Iran lainnya di sekitar Pelabuhan Fujairah, Uni Emirat Arab.

Advertisement

Juru bicara Markas Besar Militer Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, juga menuding Amerika menyerang sejumlah kawasan sipil di Iran selatan, termasuk Bandar Khamir, Sirik, dan Pulau Qeshm. Tuduhan tersebut memperkuat klaim Teheran bahwa Washington telah melanggar kesepakatan penghentian konflik yang sebelumnya diumumkan kedua negara.

BACA JUGA:  Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania, 2 Tentara AS Tewas, 1 Hilang

Sebagai balasan, Iran mengaku langsung mengerahkan operasi gabungan berskala besar dengan melibatkan rudal balistik, rudal jelajah anti-kapal, dan drone peledak yang diarahkan ke kapal-kapal perusak milik Amerika di sebelah timur Selat Hormuz hingga wilayah selatan Pelabuhan Chabahar.

Pihak Iran mengklaim serangan itu menimbulkan ‘kerusakan signifikan’ pada sejumlah kapal militer Amerika dan memaksa tiga kapal perusak AS mundur dari kawasan strategis tersebut menuju Laut Oman. Media pemerintah Iran, termasuk Islamic Republic of Iran Broadcasting dan Tasnim News Agency, turut melaporkan bahwa unit-unit militer Amerika yang menjadi sasaran mengalami kerusakan dan menarik diri dari zona konflik.

BACA JUGA:  Pemerintah Alokasikan Rp 3 Miliar untuk Setiap Koperasi Desa Merah Putih

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur pelayaran vital dunia, tempat sekitar seperlima perdagangan minyak global melintas setiap harinya. Karena itu, eskalasi terbaru di kawasan ini tak hanya memicu kekhawatiran soal konflik militer terbuka, tetapi juga mengguncang stabilitas pasar energi internasional dan keamanan jalur perdagangan global.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait klaim serangan yang disampaikan pihak Iran. Namun perkembangan terbaru ini menandai bahwa gencatan senjata yang sebelumnya diumumkan tampak semakin rapuh, sementara kawasan Teluk kembali berada di ambang eskalasi konflik yang lebih luas

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Nasional

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Nasional

Prabowo Sungkem kepada Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso di Muktamar NU ke-35

Berita Utama

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

BERITA TERBARU

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih di Tigaraksa

TTKKBI Cilegon Open Fest 2026 Meriah, Puluhan Perguruan Tampilkan Seni Pencak Silat Tingkat Nasional

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.