Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Anak Krakatau Masih Siaga, Erupsi Menerus Reda tetapi Ancaman Letusan Belum Usai

Anak Krakatau Masih Siaga, Erupsi Menerus Reda tetapi Ancaman Letusan Belum Usai

Berita Utama Senin, 7 September 2026 16:50 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com,  Jakarta – Berakhirnya erupsi menerus Gunung Anak Krakatau setelah berlangsung sekitar 25 jam belum menandai berakhirnya aktivitas vulkanik gunung api tersebut. Badan Geologi justru mencatat adanya perubahan karakter erupsi menjadi letusan strombolian dan memperingatkan kemungkinan aktivitas letusan kembali terjadi.

Berdasarkan pemantauan Badan Geologi, episode erupsi menerus Anak Krakatau berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB hingga Minggu (6/9/2026) pukul 00.04 WIB.

Advertisement

Setelah episode tersebut berakhir, tercatat tiga kali letusan strombolian. Perubahan pola tersebut untuk sementara ditafsirkan sebagai berakhirnya fase erupsi menerus yang berlangsung cukup panjang.

BACA JUGA:  Tragis! Tiga Tahun Hilang Kontak, Wanita di Bandung Ternyata Disekap dan Disiksa Kekasih hingga Buta

“Kembalinya erupsi strombolian sebagai karakteristik erupsi Gunung Api Anak Krakatau saat ini untuk sementara ini diinterpretasikan sebagai akhir dari episode erupsi menerus yang cukup panjang,” kata Badan Geologi melalui akun Threads @badan.geologi, Senin (7/9/2026).

Letusan strombolian merupakan tipe erupsi yang umumnya menghasilkan ledakan relatif ringan. Namun, aktivitas tersebut tetap menunjukkan bahwa sistem vulkanik Anak Krakatau masih aktif dan dapat mengalami perubahan seiring perkembangan kondisi di dalam gunung.

Badan Geologi hingga kini masih menetapkan status aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Level III atau Siaga. Pemantauan terus dilakukan untuk mengetahui setiap perkembangan dinamika vulkanik, terutama apabila muncul perubahan aktivitas yang signifikan.

BACA JUGA:  Disergap di Karimun, 1 Ton Narkotika Cair Lagi Ditemukan di Kapal MV Ocean Porter, Total Kini 2,6 Ton

Badan Geologi juga mengingatkan bahwa peluang terjadinya letusan dalam sejumlah periode berikutnya masih cukup besar.

Potensi bahaya yang perlu diwaspadai meliputi lontaran batu pijar yang dapat disertai hujan abu lebat. Apabila erupsi menerus kembali terjadi, ancaman lain berupa aliran lava juga dapat muncul.

Dengan demikian, berakhirnya episode erupsi menerus tidak serta-merta berarti aktivitas Gunung Anak Krakatau telah berhenti. Kondisi gunung api masih dinamis sehingga perkembangan aktivitasnya tetap menjadi perhatian dan perlu dipantau berdasarkan informasi resmi Badan Geologi.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kejari Kabupaten Bandung Nyatakan Berkas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Taufik Hidayat Lengkap

Nasional

Febrie Adriansyah Diperiksa sebagai Tersangka, Kasus Asabri-Jiwasraya

Berita Utama

BMKG Perbarui Info Sebaran Abu Anak Krakatau, Jakarta Tak Lagi Masuk Wilayah Terdampak

Nasional

Kapolri Beri Ucapan Selamat Milad ke-3 TTKKBI

BERITA TERBARU

AMBAS Tolak Rencana Jokowi ke Banten Selatan

Kejari Kabupaten Bandung Nyatakan Berkas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Taufik Hidayat Lengkap

Polda Banten dan Basarnas Lakukan Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

23 Siswa MAN 2 Rembang Terserang Diare Massal, Penyebab Masih Diselidiki

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.