Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Raih Pangkat Jenderal Kehormatan Jadi Bintang 4 » Halaman 2

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Raih Pangkat Jenderal Kehormatan Jadi Bintang 4

Berita Utama Rabu, 28 Februari 2024 16:52 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Advertisement

Kariri TNI

Karier awal Prabowo di dunia militer pada dasarnya berjalan lancar.

Advertisement

Menurut catatan Kompas.id, setelah lulus dari Akademi Militer pada tahun 1974, Prabowo telah mengemban beberapa jabatan kunci di TNI.

Pada tahun 1985, Prabowo, yang saat itu berusia 36 tahun, diangkat sebagai wakil komandan Batalion Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad.

Dua tahun kemudian, pada tahun 1987, Prabowo naik pangkat menjadi Komandan Batalion Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad dengan pangkat mayor.

Selanjutnya, ia menjabat sebagai Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang I/Kostrad, sebelum akhirnya menjadi Komandan Group-3/Pusat Pendidikan Pasukan Khusus dengan pangkat letnan kolonel.

Pada tahun 1985, Prabowo, yang waktu itu berusia 36 tahun, dipercaya sebagai wakil komandan Batalion Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad.

BACA JUGA:  Viral! Protes Diminta Cek Aroma MBG: Guru Bukan Anjing Pelacak

Kemudian, pada tahun 1987, Prabowo mendapat promosi menjadi Komandan Batalion Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad dengan pangkat mayor.

Berikutnya, ia menjabat sebagai Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang I/Kostrad, dan selanjutnya menjadi Komandan Group-3/Pusat Pendidikan Pasukan Khusus dengan pangkat letnan kolonel.

Pada tahun 1994, Prabowo dipercaya sebagai Wakil Komandan Kopassus dengan pangkat kolonel. Tak lama setelah itu, ia naik pangkat menjadi Komandan Kopassus dengan pangkat brigadir jenderal pada tahun 1995.

Prabowo mencapai pangkat mayor jenderal dengan dua bintang di pundaknya pada tahun 1996, seiring dengan pemekaran Kopassus menjadi lima grup.

BACA JUGA:  Praperadilan: Kata Febrie, Polri Santai Saja

Prabowo kemudian menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus.

Pada Maret 1998, Prabowo naik pangkat menjadi letnan jenderal dan dipromosikan sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Setelah terjadinya kerusuhan Mei 1998 dan pengunduran diri Soeharto, Prabowo dirotasi menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI di Bandung.

Pada 24 Agustus 1998, Prabowo Subianto mengakhiri karir militernya setelah diberhentikan atau pensiun dini dari institusi tersebut.

Pemberhentian ini diumumkan oleh Wiranto, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Panglima Angkatan Bersenjata RI (Akabri, sekarang TNI).

Alasannya adalah pertimbangan dari Dewan Kehormatan Perwira (DKP) terkait dengan penculikan aktivis pro-demokrasi pada periode reformasi. (Sumber: Serambinews.com)

Advertisement

1 2
Menteri Prabowo
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

BERITA TERBARU

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version