Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Aparat TNI-Polri Berhasil Kuasai Distrik Homeyo Setelah Berhasil Tangkis Tembakan OPM

Aparat TNI-Polri Berhasil Kuasai Distrik Homeyo Setelah Berhasil Tangkis Tembakan OPM

Berita Utama Minggu, 5 Mei 2024 0:32 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto Ilustrasi TNI di Papua (sumber: republika.co.id)

Advertisement

GazanaPublika.com – Akhirnya aparat keamanan TNI-Polri berhasil merebut Distrik Homeyo, Intan Jaya, dari kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) dalam operasi singkat selama 20 menit.

Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Richard Tampubolon, menceritakan bagaimana pasukan TNI-Polri berhasil menguasai Distrik Homeyo dari kelompok OPM.

Advertisement

Operasi TNI-Polri dimulai ketika kelompok OPM melakukan serangan brutal dengan menembaki kompleks Polsek Distrik Homeyo pada 30 April 2024.

Akibat serangan tersebut, seorang remaja bernama Alexander yang tidak terlibat apa-apa menjadi korban tewas akibat tembakan kelompok OPM.

Tidak berhenti di situ, kelompok OPM terus melanjutkan tindakan agresif dengan membakar gedung sekolah dan empat rumah warga di Distrik Homeyo.

Pada malam 2 Mei 2024, aparat TNI-Polri menerima informasi bahwa kelompok OPM berencana untuk membumihanguskan Distrik Homeyo.

“Namun, kesiapsiagaan aparat keamanan, termasuk Koramil dan Polsek Distrik Homeyo bersama masyarakat, berhasil menggagalkan upaya brutal kelompok OPM tersebut,” kata Letjen TNI Richard Tampubolon dalam pernyataannya, Sabtu (4/5/2024).

BACA JUGA:  KPK Jawab Desakan Mahfud MD Terkait Kasus Febrie

Merespons situasi tersebut, Panglima Kogabwilhan III memerintahkan Panglima Komando Operasi Habema Brigjen TNI Lucky Avianto untuk segera merancang operasi dan merebut kembali keamanan di Distrik Homeyo.

Salah satu strategi yang digunakan TNI-Polri untuk menguasai Distrik Homeyo adalah melalui jalur udara. Hal ini karena akses darat ke Distrik Homeyo terputus akibat kerusakan jembatan.

Pada 3 Mei 2024, aparat gabungan TNI-Polri yang melibatkan satuan dari Komando Operasi TNI (Koops TNI) Habema dan Satgas Nanggala Kopassus Damai Cartenz, serta personel Puspenerbad, TNI Angkatan Udara, dan Polri, di bawah koordinasi Kogabwilhan III, bergerak.

TNI-Polri membentuk tim kecil dari Satgas Nanggala Kopassus untuk menjalankan operasi perebutan cepat.

Dalam waktu 20 menit, tim kecil tersebut berhasil menguasai Distrik Homeyo meskipun saat mendarat, mereka mendapat serangan berupa tembakan dari kelompok OPM yang sudah menguasai area sekitar.

BACA JUGA:  Miris! APBN Defisit Rp240,1 Triliun hingga Agustus, Suahasil Sebut Masih Terkendali

“Dalam Waktu 20 menit (lokasi) airstrik dikuasai dan segera melakukan backup perkuatan pada Polsek dan Koramil di Distrik Homeyo,” katanya.

Setelah berhasil menguasai Distrik Homeyo, TNI-Polri terus berusaha memulihkan keamanan di wilayah tersebut.

Sabtu pagi, helikopter TNI berhasil mengevakuasi jenazah Alexander dari Distrik Homeyo ke Timika.

Letjen Richard menyatakan bahwa TNI-Polri akan terus mengejar dan mengambil tindakan tegas terhadap kelompok bersenjata OPM yang telah melakukan tindakan kekerasan dan mengintimidasi masyarakat, menyebabkan ketakutan dan mengakibatkan sebagian masyarakat ingin mengungsi.

“Situasi hari ini mulai membaik, dan kami memohon doa untuk para prajurit yang bertugas di lapangan. Keselamatan rakyat adalah prioritas utama,” ujar Richard.

Sumber: Tribunnews.com

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

BERITA TERBARU

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version