Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Mulai deh! Isu Jegal Anies Baswedan Mencuat Menjelang Pilkada Jakarta

Mulai deh! Isu Jegal Anies Baswedan Mencuat Menjelang Pilkada Jakarta

Berita Utama Rabu, 7 Agustus 2024 20:18 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Anies Baswedan (foto: detik.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Isu jegal terhadap Anies Baswedan mencuat menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta. Wacana ini muncul setelah adanya spekulasi bahwa Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus akan mendukung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta. Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, memperkirakan pencalonan Ridwan Kamil yang diusung KIM bisa menghalangi langkah Anies di Pilkada Jakarta.

Menurut Hendri, partai penguasa tidak ingin Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu maju kembali di Pilkada Jakarta. “Kalau Anies tidak maju karena sudah diblok sama partai dan penguasa. Ya, Ridwan Kamil bisa melawan kotak kosong,” kata pendiri lembaga survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) itu di Jakarta, Senin, 5 Agustus 2024.

Advertisement

Namun, Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah jika KIM Plus dibentuk untuk menjegal Anies maju kembali sebagai calon gubernur di pemilihan gubernur atau Pilgub Jakarta. Menurutnya, pembentukan KIM Plus di Jakarta bukan hanya untuk memenangkan Pilgub. “KIM Plus ini dibentuk untuk kemajuan Indonesia ke depan. Tidak hanya sebatas Pilkada,” kata Dasco di kompleks parlemen Senayan, Jakarta pada Senin, 5 Agustus 2024.

BACA JUGA:  Kejagung Geledah 4 Perusahaan Milik Don Ritto, Diduga Tempat Pencucian Uang Kasus Febrie

Dasco juga mengklaim KIM Plus tidak bisa menghalangi siapa pun untuk maju di Pilkada, termasuk Anies. “Sekarang ini alam demokrasi. Kalau partai politik ingin mencalonkan siapa kan kita juga enggak bisa melarang,” ujarnya.

Senada dengan Dasco, Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid, juga mengatakan bahwa terbentuknya KIM Plus bukan bagian dari upaya koalisi pemerintahan untuk menjegal Anies sebagai bakal calon gubernur Jakarta. Ia menilai, kehadiran KIM Plus khususnya di Jakarta ini sebatas untuk berkolaborasi di pemerintahan yang akan datang. Kolaborasi KIM dengan sejumlah partai lain itu, ujarnya, sebagian akan dimulai pada saat pelaksanaan Pilkada.

BACA JUGA:  Siksa ART Indonesia, Dua Pasang Majikan di Malaysia Ditangkap Setelah Videonya Viral di Tanah Air

“Yang saya lihat, KIM Plus ingin ada kolaborasi dan kerja sama dari partai-partai politik yang ada,” katanya ditemui di Kantor DPP PKB, Jakarta, Selasa, 6 Agustus 2024.

Ia juga menyebut bahwa koalisi partai politik di Pilpres dengan Pilkada memiliki perbedaan. Menurut dia, koalisi di Pilkada lebih condong kepada kepentingan partai di tiap-tiap daerah. “Lihat saja di banyak tempat, ada macam-macam, zig-zag di antara partai-partai. Tergantung kepentingan lokalnya,” ucap Jazilul.

Adapun KIM Plus adalah koalisi yang terdiri dari KIM, gabungan partai-partai pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024, beserta tambahan sejumlah partai lain seperti PKB, PKS, dan NasDem. Jika terwujud, KIM Plus dinilai akan menjadi koalisi besar di Pilgub Jakarta 2024.

Sumber: Tempo.co

Advertisement

Anies Baswedan Pilkada
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Daerah

Bau Busuk Tercium di Stasiun LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Penemuan Jenazah

Daerah

Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getarannya Terasa hingga Jakarta

Daerah

Stasiun Karet Resmi Ditutup, Penumpang KRL Mulai Dialihkan ke BNI City

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.