Advertisement
GazanaPublika.com, Jakarta – Kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam acara Musyawarah Pimpinan Organisasi (MPO) MKGR pada Sabtu (18/1/2025) memicu spekulasi bahwa ia akan bergabung dengan Partai Golkar, dikutip dari TVOnenews.com.
Isu ini berkembang karena Partai Golkar merupakan partai pertama yang mendukung Gibran sebagai Cawapres mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.
Advertisement
Pasca terpilihnya Gibran sebagai Wakil Presiden, kabar ia akan bergabung dengan Partai Golkar semakin santer terdengar. Momentum Rakernas dan MPO MKGR dinilai sebagai peluang bagi Gibran untuk mendekat ke Golkar melalui organisasi masyarakat yang merupakan salah satu pendiri partai tersebut.
Ketua Umum Partai Golkar bersama pengurus pusat menyatakan bahwa Golkar adalah partai terbuka. Menanggapi isu ini, Bahlil Lahadalia, pengurus DPP Golkar, menyebut bahwa langkah Gibran terkait kehadirannya di MKGR adalah urusan internal organisasi yang dipimpin oleh Adies Kadir, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.
“Ini urusan Ketua Umum MKGR. Partai Golkar terbuka, tapi keputusan politik sepenuhnya hak individu,” ujar Bahlil pada Jumat (17/1/2025), dikutip dari TVOnenews.com.
Sementara itu, Khalid Zabidi, Inisiator Golkar Garis Keras, menegaskan bahwa keputusan Gibran untuk masuk MKGR atau Golkar sepenuhnya adalah hak politiknya.
“Itu hak politik Gibran, mau bergabung atau tidak. Dalam politik, tentu ada konsekuensi dari setiap langkah yang diambil,” jelas Khalid.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa sebagai Wakil Presiden, langkah politik Gibran perlu mendapatkan restu dari Presiden Prabowo Subianto.
“Gibran perlu komunikasi terlebih dahulu dengan Presiden Prabowo jika ingin bergabung dengan Partai Golkar. Restu ini penting, mengingat posisi Gibran sebagai Wakil Presiden yang harus menjaga keharmonisan politik,” tambahnya.
Pasca pemecatannya dari PDIP, Gibran belum secara resmi bergabung dengan partai politik mana pun. Kehadirannya di acara MKGR ini dinilai sebagai langkah awal untuk mempererat hubungan dengan Partai Golkar. Khalid pun tidak menutup kemungkinan bahwa Gibran dapat masuk ke Golkar melalui MKGR.
“Jika Gibran masuk Golkar melalui MKGR, ini akan menjadi langkah besar, tetapi pertanyaannya, apakah sudah ada lampu hijau dari Presiden Prabowo? Ini yang akan menentukan langkah selanjutnya,” pungkas Khalid.
Advertisement
