Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Dampak Tarif Trump: RI Siapkan Satgas PHK

Dampak Tarif Trump: RI Siapkan Satgas PHK

Berita Utama Rabu, 9 April 2025 20:57 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap perekonomian Indonesia. Para pakar ekonomi memperingatkan adanya ancaman gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) hingga risiko resesi jika pemerintah tidak segera mengambil langkah strategis.

Dampak Langsung Kebijakan Tarif AS

Advertisement

Presiden Trump baru-baru ini menetapkan tarif impor dasar sebesar 10 persen untuk seluruh produk yang masuk ke AS. Namun, negara-negara dengan surplus perdagangan terhadap AS, termasuk Indonesia, dikenakan tarif lebih tinggi hingga mencapai 32 persen. Kebijakan ini merupakan respons terhadap tarif impor Indonesia terhadap produk AS yang dinilai terlalu tinggi, yaitu sebesar 64 persen.

Bhima Yudhistira, Direktur Eksekutif Celios, menyatakan bahwa kebijakan ini dapat menghambat target pertumbuhan ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Target pertumbuhan 8 persen di tahun 2029 bisa terancam. Bahkan, pertumbuhan ekonomi kita mungkin tidak mencapai 5 persen pada akhir 2025. Skenario terburuknya, resesi bisa terjadi di kuartal IV 2025,” ujarnya.

Sektor yang Paling Terancam

Beberapa sektor yang berisiko terdampak paling parah antara lain:

BACA JUGA:  Kunjungi Provinsi Banten, Wamen Ossy Ajak Jajaran Terus Bertransformasi Melayani Masyarakat

• Elektronik

• Pakaian jadi dan tekstil

• Alas kaki

• Mainan anak

• Produk konsumsi lainnya

Andry Satrio Nugroho, Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Indef, mengungkapkan bahwa ekspor sektor manufaktur sudah menunjukkan penurunan signifikan.

• Peralatan listrik: turun 13,99 persen

• Mineral non-logam: turun 10,13 persen

• Tekstil dan pakaian jadi: turun 9,16 persen

“Sektor padat karya semakin rentan. Padahal, ini adalah tulang punggung ekspor dan penyerap tenaga kerja terbesar,” tegas Andry.

Jika ingin dilanjutkan ke bagian solusi kebijakan atau tanggapan pemerintah, saya siap bantu juga.

Menyikapi hal ini, Presiden Prabowo Subianto telah mengirim tim ekonomi ke Washington, terdiri dari:
1. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
2. Menteri Keuangan Sri Mulyani.
3. Menlu Sugiono.

Misi utama mereka adalah merenegosiasi kebijakan tarif AS dan mencari solusi yang saling menguntungkan. Beberapa opsi yang ditawarkan Indonesia antara lain:
– Revitalisasi perjanjian dagang (TIFA).
– Relaksasi aturan TKDN di sektor ICT untuk perusahaan AS.
– Evaluasi larangan impor (lartas) dan percepatan sertifikasi halal.
– Peningkatan pembelian produk AS (kedelai, LPG, LNG, dll.).

BACA JUGA:  Prabowo Sindir Pihak Keluhkan Beras Mahal: "Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri, Kami Siapkan Lahannya"

Airlangga Hartarto mengonfirmasi bahwa pemerintah AS telah menerima surat resmi dari Indonesia dan sedang mempertimbangkan pembahasan lebih lanjut.

Di tengah ancaman PHK massal, Presiden KSPI Said Iqbal** mengusulkan pembentukan **Satgas PHK, yang langsung disambut positif oleh Prabowo.

“Saya setuju segera dibentuk Satgas PHK lintas sektor, melibatkan pemerintah, serikat pekerja, akademisi, dan BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Prabowo.

Beberapa langkah konkret yang telah diambil pemerintah untuk mencegah PHK meliputi:
✔ PPh 21 ditanggung pemerintah untuk karyawan bergaji di bawah Rp10 juta (PMK No. 10/2025)
✔ Insentif diskon tarif listrik 50% selama 9 bulan untuk industri padat karya
✔ Penurunan suku bunga BI 50 bps untuk mempermudah akses kredit UMKM

Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto tengah berupaya maksimal menghadapi tantangan ekonomi global ini. Langkah diplomasi, insentif fiskal, dan antisipasi PHK diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari kebijakan tarif AS. Namun, kewaspadaan dan koordinasi antarlembaga tetap diperlukan agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga.

Advertisement

Donald Trump Trump
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Berita Utama

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Nasional

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Didakwa Terima Suap Rp203 Miliar, Modus Pembayaran Jasa Hukum

BERITA TERBARU

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version