Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Gempa M 6,5 Guncang Sumenep, Terasa hingga Bali dan Lombok

Gempa M 6,5 Guncang Sumenep, Terasa hingga Bali dan Lombok

Daerah Rabu, 1 Oktober 2025 19:01 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Sumenep – Gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,5 mengguncang wilayah Sumenep, Jawa Timur, pada Selasa (30/9/2025) malam. Getaran gempa dilaporkan terasa hingga ke sejumlah daerah lain, termasuk Bali dan Lombok.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa terjadi pukul 23.49 WIB dengan pusat di laut, 50 kilometer tenggara Sumenep dan Pulau Sapudi. Episenter berada pada koordinat 7,25° LS dan 114,22° BT, dengan kedalaman 11 kilometer. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Advertisement

“#Gempa Mag:6.5, 30-Sep-25 23:49:43 WIB, Lok:7.25 LS,114.22 BT (50 km Tenggara SUMENEP-JATIM), Kedlmn:11 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG,” tulis BMKG melalui akun X resminya.

BACA JUGA:  Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

Usai gempa utama, BMKG mencatat sedikitnya empat kali gempa susulan hingga pukul 00.29 WIB, Rabu (1/10/2025). Magnitudo terbesar tercatat 4,4.

“Gempa susulan sebanyak empat kali ini, terjadi hingga pukul 00.29 WIB dari kejadian awal pukul 23.49 WIB,” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Daryono menjelaskan, gempa Sumenep dipicu oleh aktivitas sesar aktif bawah laut. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut,” ujarnya.

BMKG menyebut gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault. Setelah dilakukan analisis lebih lanjut, parameter gempa diperbarui menjadi magnitudo M 6,0 dengan kedalaman 12 kilometer. Episentrum berada di laut, berjarak sekitar 58 km tenggara Sumenep.

BACA JUGA:  Student Care Vocation Padukan Budaya Tradisional dan Literasi Digital untuk Generasi Muda

Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, dan beberapa orang mengalami luka akibat guncangan. Pemerintah daerah bersama tim BPBD setempat masih melakukan pendataan terkait dampak lebih lanjut.

Advertisement

Bencana Alam Gempa Bumi
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Bau Busuk Tercium di Stasiun LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Penemuan Jenazah

Daerah

Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getarannya Terasa hingga Jakarta

Daerah

Stasiun Karet Resmi Ditutup, Penumpang KRL Mulai Dialihkan ke BNI City

Daerah

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.