Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Brimob Turun Tangan, Rumah Warga dan Masjid di Batang Toru Perlahan Bangkit dari Sisa Banjir Bandang

Brimob Turun Tangan, Rumah Warga dan Masjid di Batang Toru Perlahan Bangkit dari Sisa Banjir Bandang

Daerah Jumat, 16 Januari 2026 21:27 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Tapsel — Jejak banjir bandang masih tertinggal di sejumlah sudut Kecamatan Batang Toru. Tumpukan pasir, kayu, dan batu yang mengendap di rumah-rumah warga menjadi saksi kerasnya terjangan air beberapa waktu lalu. Di tengah kondisi itu, personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali hadir, membawa peralatan dan tenaga untuk membantu warga menata ulang kehidupan mereka.

Sejak Kamis pagi (15/1/2026), barisan Brimob menyebar di Desa Huta Godang dan Desa Garoga. Fokus mereka bukan hanya membersihkan sisa material banjir dari rumah-rumah yang terdampak, tetapi juga memastikan fasilitas ibadah bisa kembali digunakan. Salah satu titik perhatian adalah pembangunan MCK Masjid At-Taqwa Muhammadiyah, yang diharapkan segera rampung agar aktivitas keagamaan warga kembali berjalan normal.

BACA JUGA:  Usung Semangat Transformasi, Sanggar Klasick Tegal Alur Gelar Acara 'Temu Kangen' di RPTRA Dahlia

Advertisement

Dua rumah warga menjadi prioritas dalam kegiatan tersebut. Rumah milik Elwin Telambanua dan Boyke Siregar mengalami kerusakan cukup berat akibat hempasan arus dan material yang terbawa banjir. Personel Brimob bekerja secara bertahap, memanfaatkan cangkul, sekop, beko sorong, mesin penyedot air, hingga chainsaw untuk memotong kayu-kayu besar yang menghalangi akses dan ruang dalam rumah.

Di bawah komando Danton Penugasan Iptu Deny Lius Tarigan, S.H., proses pemulihan berjalan dari pembersihan lantai dan dinding, pembongkaran bagian bangunan yang dinilai tak lagi layak, hingga penimbunan tanah agar lahan siap dibangun kembali.

“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk membantu masyarakat bangkit pascabencana. Tidak hanya rumah warga, fasilitas ibadah juga menjadi perhatian agar aktivitas keagamaan dapat kembali berjalan dengan nyaman,” ujar Iptu Deny Lius Tarigan.

BACA JUGA:  Disekap Pacar Selama 3 Tahun, Wanita di Cileunyi

Hingga siang hari, progres di rumah Elwin Telambanua telah mencapai sekitar 70 persen, sementara rumah Boyke Siregar berada di kisaran 60 persen. Di lokasi kedua, Brimob juga melakukan pembongkaran struktur yang rusak berat sebelum meratakan tanah sebagai tahap awal pembangunan ulang. Sementara itu, pembangunan MCK Masjid At-Taqwa Muhammadiyah hampir rampung, dengan capaian sekitar 90 persen.

Kehadiran aparat berseragam hitam di tengah perkampungan yang masih berbenah itu disambut hangat warga. Bagi mereka, bantuan tersebut bukan sekadar tenaga dan alat, tetapi juga dorongan moral di tengah upaya panjang memulihkan rumah, ruang ibadah, dan ritme kehidupan yang sempat terhenti oleh bencana.

Advertisement

Aksi Desa Polda
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

Daerah

Komisi Informasi Jabar Menangkan Bpkp, Diskominfo Kota Bandung Diperintahkan Buka Dokumen Anggaran Kemitraan Media

Daerah

Gerakan Ayah Mengantar Anak Hari Pertama Sekolah Mendapat Dukungan Resmi di Berbagai Daerah

Daerah

Wacana Perubahan Nama Jawa Barat Dinilai Berpotensi Mengotakkan Identitas Budaya Sunda

BERITA TERBARU

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.