Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Mahasiswa KKN Unma Kelompok 18 Kembangkan Wisata Religi di Desa Kapunduhan

Mahasiswa KKN Unma Kelompok 18 Kembangkan Wisata Religi di Desa Kapunduhan

Daerah Senin, 19 Agustus 2024 16:06 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
KKN Kelompok 18 Universitas Mathla'ul Anwar Banten 2024 bertempat di Desa Kapunduhan Kecamatan Cijaku, menggelar berbagai kegiatan sesuai enam bidang program kerja (Proker) yang sudah ditetapkan, Minggu (18/8)

Advertisement

GazanaPublika.com, Lebak – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 18 Universitas Mathla’ul Anwar (Unma) Banten Tahun 2024 melaksanakan serangkaian kegiatan yang berfokus pada pengembangan potensi lokal di Desa Kapunduhan, Kecamatan Cijaku. Kegiatan ini merupakan bagian dari enam bidang program kerja (Proker) yang telah ditetapkan oleh kelompok tersebut, termasuk di dalamnya Pengembangan Wisata Religi di Kramat Kapunduhan. Kegiatan berlangsung pada Minggu (18/8/2024).

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 18, Novi Rindiani, menegaskan pentingnya pelaksanaan Proker yang telah dirancang oleh mahasiswa. Ia juga menekankan agar mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar langsung dari masyarakat serta menerapkan ilmu yang telah dipelajari di kampus. “Kami selalu tekankan kepada mahasiswa untuk melaksanakan semua proker sebagai tugas utama selama pengabdian. Selain itu, kami selalu arahkan mahasiswa agar berbaur sekaligus bisa belajar dari masyarakat dan menerapkan keilmuan yang bisa ditransfer kepada warga,” jelas Novi.

BACA JUGA:  Diskominfo Ingkar Janji, Abaikan Putusan KI Jabar, Tarmizi Menyebutnya Arogan

Advertisement

Ketua Kelompok 18 KKN Unma Banten 2024, Muhammad Muidz, didampingi oleh Pelaksana Proker, Rohilah, menyatakan bahwa kelompoknya fokus pada tiga kegiatan utama selama KKN, yaitu Pengembangan Wisata Religi di Kramat Kapunduhan, Pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berupa pembuatan kripik singkong, serta kegiatan sosial berupa gotong royong bersama warga. “Dari enam Proker yang kami garap, kami fokus pada tiga kegiatan utama, yakni Pengembangan Wisata Religi di Kramat Kapunduhan, Pembinaan Usaha Pembuatan Kripik Singkong, dan kegiatan sosial dengan warga. Dalam seminggu ini, kami berbaur dengan warga dalam giat agustusan dan berbagai momen pertandingan hiburan,” ungkap Muidz, yang juga merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan FHS Unma.

BACA JUGA:  Semarak HUT RI ke-81, Pedagang Asongan dan PKL Palmerah Bagikan Kantong Sampah demi Jaga Kebersihan Kawasan DPR

Sementara itu, Kepala Desa Kapunduhan, Ade Dimyati, yang juga juru kunci makam, mengungkapkan bahwa Wisata Religi Kramat Kapunduhan merupakan lokasi makam keramat yang sering dikunjungi warga dari berbagai daerah untuk berziarah. “Di sana, mahasiswa kita ajak membangun gerbang di lokasi tersebut. Itu adalah makam petilasan dari Sanghiyang Hutas Haji, Sanghiyang Kadaka, Buyut Sepuh Sanggabuana, dan Siti Hajar. Makam ini setiap hari, terutama malam Jumat, selalu ramai didatangi penziarah,” jelas Ade.

Kegiatan KKN Kelompok 18 di Desa Kapunduhan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat setempat, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari di bangku kuliah. (*)

Advertisement

Desa Mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar UNMA Wisata
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Bau Busuk Tercium di Stasiun LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Penemuan Jenazah

Daerah

Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getarannya Terasa hingga Jakarta

Daerah

Stasiun Karet Resmi Ditutup, Penumpang KRL Mulai Dialihkan ke BNI City

Daerah

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.