Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono, Ungkapkan Alasan Calonkan Anies Karena Pengaruh Pihak Luar

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono, Ungkapkan Alasan Calonkan Anies Karena Pengaruh Pihak Luar

Daerah Jumat, 30 Agustus 2024 14:44 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Ketua DPD PDIP Jawa Barat (foto: Okezone.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Ketua DPD PDIP Jawa Barat (Jabar), Ono Surono, mengungkapkan alasan di balik batalnya partai tersebut mengusung Anies Baswedan sebagai calon Gubernur Jawa Barat dalam Pilkada 2024. Menurut Ono, meskipun telah ada komunikasi intens antara PDIP dan Anies, keputusan akhir tidak mengarah pada pencalonan Anies. Ia menyebutkan adanya pengaruh dari pihak luar yang menolak pencalonan Anies.

“Kami memang sempat mempertimbangkan Pak Anies sebagai calon yang diusung PDIP, dan sudah melakukan komunikasi dari beberapa waktu lalu. Namun, ada tantangan besar yang menghalangi keputusan ini, yakni adanya intervensi dari pihak-pihak yang tidak setuju Anies diusung oleh PDIP,” ujar Ono dalam sebuah konferensi pers di Kantor KPU Jabar pada Kamis (29/8) malam, usai mengantar pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) Pilgub Jabar.

Advertisement

Ono menilai Anies sebagai figur nasional dengan rekam jejak yang baik selama memimpin Jakarta. Namun, menurutnya, ada kekuatan besar yang menjadi hambatan bagi PDIP untuk menjadikan Anies sebagai calon gubernur, terutama di wilayah strategis seperti Jawa Barat.

BACA JUGA:  Sherly Tjoanda Keluhkan 16 Ribu Hektare TORA Tak Kunjung Dibagikan ke Petani

“Pada akhirnya, kekuatan-kekuatan tersebut yang membuat Pak Anies tidak jadi diusung oleh PDIP,” jelas Ono.

Mengenai komunikasi antara DPP PDIP dan Ketua Umum PDIP terkait pencalonan Anies Baswedan di Jabar, Ono mengaku tidak mengetahui detailnya. “Setelah Anies tidak jadi diusung di DKI, kami tidak tahu pasti proses yang dilakukan oleh DPP dan Ibu Ketua Umum. Namun, kami melihat bahwa keputusan tersebut tidak lepas dari pengaruh eksternal yang tidak menghendaki Pak Anies diusung di Jabar,” tambahnya.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai siapa pihak yang disebut-sebut menghalangi pencalonan Anies, Ono menyebut nama ‘Mulyono’. Namun, ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai siapa Mulyono dan kelompok yang disebut-sebutnya itu.

BACA JUGA:  Evaluasi Jalur Sepeda Jakarta: Warga Desak Penghapusan demi Urai Macet

Ono juga menegaskan bahwa DPD Jabar tidak melakukan komunikasi langsung dengan Anies Baswedan, melainkan komunikasi tersebut dilakukan oleh pengurus pusat PDIP.

“Komunikasi dilakukan oleh DPP Partai, karena keputusan akhir ada di tangan DPP, jadi DPW tidak ada komunikasi langsung dengan Pak Anies,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ono mengungkapkan bahwa Anies sebenarnya sudah bersedia untuk diusung PDIP di Pilgub Jabar. “Kami sempat mendapat kabar bahwa Pak Anies siap diusung oleh PDIP di Jawa Barat,” ujarnya.

Namun, pada akhirnya, PDIP memutuskan untuk mengusung pasangan Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Pasangan Jeje-Ronal ini telah didaftarkan oleh DPD PDIP Jabar ke KPU Jabar pada Kamis malam.

Sumber: CNNIndonesia.com

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Daerah

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

Daerah

Kamonesan NJP Cianjur Himpun 110 Seniman, Siapkan Kolaborasi Kolosal ‘Sasakala Gunung Padang’

Daerah

KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam Kasus Dugaan Suap Pengurusan HGB Summarecon di Bogor

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version