Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Gagal Usung Anies, PDIP Resmi Daftarkan Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja di Jabar

Gagal Usung Anies, PDIP Resmi Daftarkan Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja di Jabar

Daerah Jumat, 30 Agustus 2024 16:00 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
PDIP resmi mencalonkan dan mendaftarkan Jeje Wiradinata serta Ronal Surapradja sebagai peserta dalam Pilgub Jawa Barat 2024 pada Kamis (29/8). (Wikimedia/Tangkapan layar Instagram @rocknal) (CNNIndonesia.com)

GazanaPublika.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi mendaftarkan pasangan Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja sebagai bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur dalam Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2024. Keputusan ini menepis spekulasi yang sebelumnya sempat beredar bahwa PDIP akan mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, mengungkapkan bahwa pada awalnya PDIP memang mempertimbangkan untuk mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur di Jawa Barat. Menurutnya, Anies yang merupakan putra asli Kuningan, Jawa Barat, dinilai memiliki rekam jejak yang baik dalam membangun Jakarta, dan dianggap mampu membawa perubahan positif untuk Jawa Barat.

“Kami sempat menawarkan Pak Anies untuk maju, bahkan hingga beberapa jam sebelum pendaftaran. Namun, upaya tersebut menemui tantangan yang sangat besar. Ada pihak-pihak tertentu yang tidak menyetujui dukungan PDIP untuk Pak Anies,” ujar Ono, Kamis (29/8/2024) dini hari.

BACA JUGA:  Tingkatkan Standar Keamanan Pariwisata, Mabes Polri Gelar Klarifikasi Risk Assessment di Kawasan Wisata Lagoi Bintan

Ono menegaskan bahwa ada sosok berpengaruh yang menjadi penghalang utama dalam upaya mengusung Anies. Sosok tersebut disebutnya sebagai Mulyono dan kelompoknya, yang menurutnya memiliki kekuatan besar dalam menghalangi pencalonan Anies melalui PDIP.

“Kita tahu Pak Anies adalah orang asli Jawa Barat dengan track record yang bagus. Saya yakin dia bisa jadi figur yang tepat untuk membangun Jawa Barat. Namun, kekuatan besar ini membuat Pak Anies akhirnya tidak jadi diusung oleh PDIP,” tambah Ono.

Ketika ditanya tentang bagaimana kelanjutan hubungan antara Anies dan PDIP setelah ini, Ono mengatakan bahwa hal tersebut berada di tangan DPP PDIP sebagai pihak yang menjembatani komunikasi antara DPD Jawa Barat dan Anies. Ono juga menyebut bahwa Anies sebenarnya sudah bersedia diusung oleh PDIP untuk Pilkada Jawa Barat, namun langkahnya dihambat oleh pihak-pihak tertentu.

BACA JUGA:  CIF di Pesona Cianjur: Kolaborasi ‘Seni Tradisi’ dan Pertanian untuk Ketahanan Pangan

Dalam pesan yang disampaikan kepada Mulyono, Ono menyerukan agar sosok tersebut berhenti mengintervensi proses demokrasi yang seharusnya berjalan dengan bebas dan adil. Ia mengingatkan bahwa rakyat harus diberi kebebasan untuk memilih pemimpin sesuai dengan hati nurani mereka.

“Pak Mulyono, hentikan campur tangan dalam pilkada. Biarkan rakyat memilih pemimpin terbaik untuk Indonesia, provinsi, dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” tegas Ono.

Keputusan PDIP untuk mengusung Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja kini menjadi fokus utama, sementara spekulasi mengenai penolakan terhadap Anies Baswedan masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan pengamat politik.

Sumber: CNBCIndonesia.com

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Daerah

Ekonomi Kurban Menyusut Triliunan Rupiah, Masjid Al Ikhlash Kalideres Rasakan Dampaknya

Daerah

Dampak Pemadaman Masal Sumatera: Sektor Perdagangan dan Layanan Kesehatan di Bagansiapiapi Lumpuh Total

Daerah

Bangkitnya Kebudayaan Nusantara Indikator Persatuan Indonesia

BERITA TERBARU

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Polda Banten Meringkus Debt Collector Yang Melakukan Perampasan dan Penganiayaan Terhadap Personel Brimob

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

Mengurai Dialektika Genetika, Epigenetika, dan Jati Diri Klan Leluhur

Kritik dan Dialektika Kebijakan Alokasi Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.