Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » BMKG dan BPBD Surabaya Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Malam Tahun Baru

BMKG dan BPBD Surabaya Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Malam Tahun Baru

Daerah Senin, 30 Desember 2024 21:15 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: kompas.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Surabaya – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terjadi menjelang malam pergantian tahun di Kota Surabaya. Fenomena cuaca ini diprediksi berlangsung mulai 28 hingga 31 Desember 2024, dengan dampak yang signifikan pada beberapa wilayah di Surabaya dan Jawa Timur.

Koordinator Prakirawan BMKG, Ady Hermanto, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem tersebut dipicu oleh fenomena atmosfer gelombang Kelvin dan Rossby yang meningkatkan intensitas curah hujan. “Fenomena ini akan memperbesar peluang terjadinya hujan lebat di Surabaya dan sekitarnya. Selain itu, fenomena bulan baru juga berpotensi menyebabkan pasang air laut yang tinggi,” ungkapnya, Senin (30/12/2024).

Advertisement

Ady menambahkan bahwa masyarakat perlu waspada terhadap potensi banjir rob, terutama di kawasan pesisir seperti Krembangan, Gununganyar Tambak, dan Sukolilo Baru. Pasang maksimum diperkirakan mencapai puncaknya mulai 28 Desember hingga awal Januari 2025, yang dapat memicu genangan di beberapa wilayah.

BACA JUGA:  Pelayanan PDAM TJM Cabang Parungkuda Dipuji Pelanggan

Ady juga memperingatkan adanya potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Timur, termasuk Jember dan Banyuwangi, dengan ketinggian gelombang mencapai 2-2,5 meter. Sementara itu, perairan utara seperti Selat Madura dan Masalembo masih tergolong kondusif dengan gelombang di bawah 2 meter.

“Curah hujan diperkirakan turun dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama pada malam hari dengan estimasi 10-20 mm setiap 6 jam,” ujarnya.

Untuk menghadapi ancaman cuaca ekstrem ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya telah menyiapkan 24 titik pos pantau dan 7 pos terpadu di wilayah pesisir, termasuk Asemrowo, Bulak, Perak, Sukolilo, hingga Gununganyar. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Buyung Hidayat, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan 250 personel yang berjaga selama 24 jam secara bergantian.

BACA JUGA:  Tarif Khusus 17 Agustus di Jakarta Diubah: Dari Rp1 Menjadi Rp8

“Kami juga bekerja sama dengan BMKG dan Call Center 112 untuk memonitor perkembangan cuaca dan memberikan respons cepat jika diperlukan,” kata Buyung.

BPBD Surabaya juga menyiapkan langkah mitigasi dini, seperti pengamanan wilayah rawan genangan, penyediaan alat berat, dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem.

BMKG dan BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir atau wilayah rawan banjir untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dan menghindari aktivitas di area berisiko tinggi. Dengan upaya kolaboratif dan kewaspadaan bersama, diharapkan malam pergantian tahun dapat berlangsung aman meskipun di tengah tantangan cuaca ekstrem.

Sumber: CNNIndonesia.com

Advertisement

Tahun Baru
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Bau Busuk Tercium di Stasiun LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Penemuan Jenazah

Daerah

Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getarannya Terasa hingga Jakarta

Daerah

Stasiun Karet Resmi Ditutup, Penumpang KRL Mulai Dialihkan ke BNI City

Daerah

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.