Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Peringatan HUT PDIP ke-52, Simpatisan Lakukan Cap Jempol dengan Darah Tanda Kesetiaan

Peringatan HUT PDIP ke-52, Simpatisan Lakukan Cap Jempol dengan Darah Tanda Kesetiaan

Daerah Jumat, 10 Januari 2025 20:35 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: Croping dok. CNNIndonesia.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Surabaya – Pada peringatan HUT ke-52 PDIP, Jumat (10/1/1925), pengurus, kader, dan simpatisan PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar apel kesetiaan dan pembubuhan cap jempol berdarah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor DPC PDIP Kota Surabaya yang terletak di Jalan Setail, Wonokromo, dan dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari pengurus anak ranting, anak cabang, pengurus DPC, serta anggota Fraksi PDIP DPRD Surabaya, dilansir dari CNNIndonesia.com.

Secara bergantian, para peserta mengambil darah dengan alat lancing pen, lalu membubuhkannya pada spanduk yang telah disiapkan. Aksi simbolik ini menjadi bentuk dukungan dan loyalitas penuh mereka terhadap Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang direncanakan akan kembali mencalonkan diri dalam Kongres PDIP pada April 2025 mendatang.

BACA JUGA:  Gebyar Kemerdekaan ke-81, Maestro Wayang Golek Cianjur R. Endang Taryana Kembali Dikenang

Advertisement

Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya, Baktiono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pernyataan komitmen untuk tetap mendukung Ibu Megawati dalam kepemimpinannya di PDIP. “Kami sudah berikrar untuk mencalonkan kembali Ibu Megawati sebagai Ketua Umum PDIP dalam Kongres ke-6 pada tahun 2025. Sampai titik darah terakhir, kami tetap setia padanya,” tegas Baktiono.

Ia juga menjelaskan bahwa aksi pembubuhan cap jempol darah ini bukan kali pertama dilakukan. Aksi serupa sudah pernah dilakukan pada masa perjuangan PDI pro Megawati, yang sempat mendapat intervensi rezim Orde Baru, bahkan dalam peristiwa Kudatuli pada 27 Juli 1996. Ketika itu, dokumen ‘berdarah’ yang menunjukkan kesetiaan terhadap Megawati dikirimkan ke kantor pusat PDI di Jakarta.

BACA JUGA:  Usung Semangat Transformasi, Sanggar Klasick Tegal Alur Gelar Acara 'Temu Kangen' di RPTRA Dahlia

Selain itu, Baktiono menambahkan bahwa PDIP Surabaya juga akan menggelar mimbar bebas pada Minggu (12/1) malam, yang memungkinkan pengurus, kader, simpatisan, dan masyarakat umum untuk mengemukakan pendapat mereka tentang PDIP serta situasi politik terkini. “Ini adalah bagian dari kebebasan berpendapat yang dilindungi oleh undang-undang dasar dalam kerangka Demokrasi Pancasila,” ujar Baktiono.

Sementara itu, Wakil Walikota Surabaya yang juga kader senior PDIP, Armuji, menegaskan bahwa seluruh kader dan simpatisan PDIP Surabaya solid mendukung Megawati untuk tetap menjabat sebagai Ketua Umum pada periode mendatang. “Surabaya satu suara, mendukung Ibu Megawati tanpa ada pilihan lain meski ada riak-riak kecil,” tutupnya.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Bau Busuk Tercium di Stasiun LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Penemuan Jenazah

Daerah

Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getarannya Terasa hingga Jakarta

Daerah

Stasiun Karet Resmi Ditutup, Penumpang KRL Mulai Dialihkan ke BNI City

Daerah

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.