Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » 16 Meninggal Dunia Akibat Longsor di Pekalongan, Tiga Orang Hilang

16 Meninggal Dunia Akibat Longsor di Pekalongan, Tiga Orang Hilang

Daerah Selasa, 21 Januari 2025 21:01 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: screenshot dok. CNNIndonesia.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Pekalongan – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa bencana longsor yang terjadi di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Senin (20/1), telah mengakibatkan 16 orang meninggal dunia.

“Sebanyak 16 orang ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun longsoran di Desa Kasimpar,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya pada Selasa (21/1/2025), dilansir dari CNNIndonesia.com.

Advertisement

Selain korban jiwa, longsor tersebut juga menyebabkan 10 orang mengalami luka-luka. Para korban luka telah dilarikan ke Puskesmas dan RSUD terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

BACA JUGA:  Cimenyan Harus Menjadi Kawasan Konservasi, Bukan Korban Perluasan Kota

Hingga Selasa siang, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap tiga orang yang dilaporkan hilang akibat longsor yang terjadi pada pukul 17.30 WIB. Dua unit rumah dilaporkan tertimbun longsoran, sementara beberapa kendaraan yang melintas di wilayah tersebut ikut terseret.

Dampak longsor juga merusak dua unit jembatan di Desa Kasimpar. Selain itu, banjir bandang turut menerjang wilayah tersebut setelah hujan deras mengguyur. Kerugian akibat banjir bandang masih dalam proses pendataan.

Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Kabupaten Pekalongan masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang hingga Kamis (23/1). Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

BACA JUGA:  Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getarannya Terasa hingga Jakarta

BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama warga yang tinggal di dekat lereng atau tebing.
“Pantau kondisi tanah secara berkala, terutama jika hujan turun terus menerus selama dua jam atau lebih. Segera lakukan evakuasi mandiri untuk menghindari risiko,” tutur Abdul.

Upaya tanggap darurat terus dilakukan untuk mengatasi dampak bencana ini, termasuk evakuasi korban, pencarian orang hilang, dan pemulihan infrastruktur yang rusak.

Advertisement

Benca Alam Bencana Alam Longsor
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Bau Busuk Tercium di Stasiun LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Penemuan Jenazah

Daerah

Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getarannya Terasa hingga Jakarta

Daerah

Stasiun Karet Resmi Ditutup, Penumpang KRL Mulai Dialihkan ke BNI City

Daerah

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.