Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Ratusan Siswa SMPN 35 Bandung Keracunan Usai Konsumsi Makanan Bergizi Gratis

Ratusan Siswa SMPN 35 Bandung Keracunan Usai Konsumsi Makanan Bergizi Gratis

Daerah Kamis, 1 Mei 2025 20:54 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Advertisement

GazanaPublika.com, Bandung – Sebanyak ratusan siswa SMP Negeri 35 Bandung dilaporkan mengalami keracunan massal setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (29/4). Para siswa mulai merasakan gejala dalam rentang waktu 30 menit hingga 8 jam setelah makan siang, dengan gejala dominan seperti diare, nyeri perut, muntah, pusing, dan demam.

“Gejala paling cepat muncul setelah 30 menit, rata-rata sekitar tujuh jam. Jumlah siswa yang terdampak mencapai 342 orang, dari 20 kelas yang baru terdata,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Anhar Hadian, Kamis (1/5/2025), dikutip dari CNNImdonesia.com.

BACA JUGA:  Student Care Vocation Padukan Budaya Tradisional dan Literasi Digital untuk Generasi Muda

Advertisement

Anhar menjelaskan bahwa laporan keracunan diterima oleh pihaknya pada Rabu (30/4), dan tim gabungan dari Dinkes langsung diterjunkan ke sekolah untuk melakukan investigasi awal. Tim tersebut terdiri dari petugas gizi, dokter umum, promosi kesehatan, dan petugas dari dinas kesehatan.

“Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan epidemiologi dan sudah berkoordinasi dengan dapur penyedia MBG. Sampel makanan juga akan kami uji di laboratorium,” tambahnya.

Meski jumlah korban cukup besar, Anhar menegaskan bahwa tidak ada siswa yang sampai harus dirawat di rumah sakit. Pemeriksaan juga dilakukan di dapur penyedia makanan oleh tim kesehatan lingkungan (Kesling) untuk memastikan keamanan produksi dan distribusi makanan.

BACA JUGA:  Gerakan Ayah Mengantar Anak Hari Pertama Sekolah Mendapat Dukungan Resmi di Berbagai Daerah

Kejadian ini menambah daftar kasus dugaan keracunan akibat program MBG yang sebelumnya juga terjadi di beberapa wilayah lain. Pemerintah Kota Bandung diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh agar program MBG tetap berjalan dengan aman dan memberikan manfaat tanpa risiko kesehatan bagi para pelajar.

Advertisement

Bandung
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Bau Busuk Tercium di Stasiun LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Penemuan Jenazah

Daerah

Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getarannya Terasa hingga Jakarta

Daerah

Stasiun Karet Resmi Ditutup, Penumpang KRL Mulai Dialihkan ke BNI City

Daerah

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

BERITA TERBARU

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.