Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Rusia, China, dan Korea Utara Beri Dukungan Strategis kepada Iran di Tengah Krisis Timur Tengah

Rusia, China, dan Korea Utara Beri Dukungan Strategis kepada Iran di Tengah Krisis Timur Tengah

Berita Utama Minggu, 22 Juni 2025 23:50 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memuncak setelah Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan udara terhadap beberapa fasilitas strategis milik Iran, termasuk kompleks nuklir di Bushehr. Di tengah sorotan dunia, tiga negara besar Asia—Rusia, China, dan Korea Utara —muncul sebagai pendukung baru Teheran, baik secara diplomatik, moral, maupun finansial.

Rusia: Ancaman Nuklir dan Tuduhan ke Barat

Advertisement

Rusia menjadi negara pertama yang menyampaikan pernyataan paling keras atas agresi militer tersebut. Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, menyebut serangan AS dan Israel sebagai tindakan provokatif yang setara dengan “pernyataan perang baru” terhadap Iran.

“Langkah ini justru memperkuat posisi Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Kami memperingatkan bahwa situasi ini berisiko memperluas konflik global,” ujar Medvedev seperti dikutip Reuters (22/6/2025).

Medvedev juga menyampaikan bahwa sejumlah negara “siap memasok Iran dengan senjata nuklir” sebagai langkah balasan. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia mengingatkan bahwa serangan terhadap fasilitas nuklir Iran berpotensi memicu bencana selevel Chernobyl dan melanggar perjanjian internasional.

China: Seruan Gencatan Senjata dan Peran Mediasi

Pada 19 Juni 2025, Presiden Xi Jinping melakukan percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, di mana keduanya secara tegas mengutuk serangan militer yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran. Menurut pernyataan resmi Kremlin, kedua pemimpin menyatakan bahwa langkah tersebut melanggar Piagam PBB dan norma hukum internasional, serta sepakat bahwa isu nuklir Iran harus diselesaikan secara politik dan diplomatis, bukan militer (reuters.com).

BACA JUGA:  Puluhan Ribu Personel Polri Terima Kenaikan Pangkat Mulai dari Bintara hingga Perwira Tinggi

Tak lama setelah itu, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menegaskan dukungan penuh Beijing kepada Teheran:

“China mendukung Iran dalam menjaga kedaulatan, integritas wilayah, dan martabat nasionalnya. Kami siap memainkan peran konstruktif dalam meredakan ketegangan,” ujar Wang Yi, seperti dikutip The Times of India dan laporan Reuters pada 19 Juni 2025 .

China juga menyerukan gencatan senjata secepatnya dan meminta PBB mengadakan sidang darurat guna mencegah eskalasi konflik.

China Evakuasi 1.600 Warganya dari Iran dan Ratusan dari Israel

Pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri China mengumumkan bahwa lebih dari 1.600 warganya telah dievakuasi dari Iran, sementara ratusan lainnya dievakuasi dari Israel. Pemerintah China juga memperingatkan kemacetan di jalur perbatasan, seperti Astara (ke Azerbaijan) dan Bajgiran (ke Turkmenistan), sebagai dampak meningkatnya ketegangan regional (reuters.com).

Korea Utara Kecam Serangan AS-Israel ke Iran

Pemerintah Korea Utara melalui Kementerian Luar Negeri dan media resminya, KCNA, secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap Iran menyusul serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas strategis Iran pada pertengahan Juni 2025.

Dalam pernyataan resminya, Korea Utara mengecam keras serangan tersebut, menyebutnya sebagai bentuk nyata “provokasi imperialisme” yang secara terang-terangan melanggar hukum internasional dan kedaulatan negara berdaulat.

“Korea Utara menolak keras tindakan agresif tersebut dan menegaskan bahwa Iran memiliki hak untuk mempertahankan kedaulatannya dari setiap bentuk serangan imperialis,” tulis KCNA, kantor berita resmi Korea Utara, dalam laporan yang diterbitkan 18 Juni 2025.

BACA JUGA:  Pemadaman Listrik Bergilir Landa Bandung hingga Bogor, Warganet Tagih Kompensasi ke PLN

Dukungan Korea Utara ini menambah panjang daftar negara-negara yang mulai merapat ke Iran di tengah tekanan global, menyusul pernyataan dukungan serupa dari Rusia, China, dan sejumlah negara anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO).

Hubungan Korea Utara dan Iran sendiri bukan hal baru. Sejak tahun 1980-an, kedua negara telah menjalin kerja sama militer dan teknologi, khususnya dalam bidang pengembangan rudal balistik dan pertahanan strategis.

“Kami memahami perjuangan rakyat Iran, sebagaimana rakyat kami juga menghadapi tekanan dan sanksi dari kekuatan imperialis,” lanjut pernyataan dari KCNA.

Analis dari lembaga pertahanan regional Asia Timur menyebut bahwa pernyataan Korea Utara ini bukan sekadar retorika, tetapi bagian dari strategi global di mana negara-negara non-Barat semakin mengonsolidasikan kekuatan untuk melawan dominasi Amerika Serikat.
Menurut laporan Reuters dan The Guardian, Korea Utara juga telah menunjukkan solidaritasnya dengan Rusia dalam konflik di Ukraina, dan memperkuat jalur diplomatik dengan China dalam beberapa bulan terakhir. Iran, dalam posisi yang sama, menjadi salah satu titik tumpu strategis dalam poros Timur tersebut.

Seiring dengan eskalasi dukungan internasional terhadap Iran dari blok Asia Timur, kekhawatiran muncul di kalangan negara-negara NATO terkait potensi pembentukan aliansi militer atau pertahanan informal antara Korea Utara, Iran, Rusia, dan China.

Meski belum ada sinyal dukungan militer langsung dari Pyongyang kepada Teheran, kekuatan simbolik dan politik dari pernyataan Korea Utara sudah cukup menjadi pesan keras bagi Washington dan Tel Aviv.

Advertisement

China Iran Korea Utara Rusia
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Sinergi Penegak Hukum: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sambangi Kejagung, Tekankan Hilangnya Rivalitas

Berita Utama

KPK Bongkar Brankas Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Berisi Gepokan Duit Miliaran dan Emas 2,5 Kg

Internasional

Ketegangan Memanas di Timur Tengah: Serangan Udara Amerika Serikat di Iran Tewaskan 14 Orang pada Hari Kedua

Berita Utama

Kapuspen TNI Bantah Isu Prajurit ‘Serbu’ Polda Metro Jaya, Tegaskan Narasi Provokatif

BERITA TERBARU

Sinergi Penegak Hukum: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sambangi Kejagung, Tekankan Hilangnya Rivalitas

Kapolri Temui Jaksa Agung: Tidak Pernah Ada Masalah di Antara Dua Institusi

Kronologi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tersangka Megakorupsi dan TPPU

Gerakan Ayah Mengantar Anak Hari Pertama Sekolah Mendapat Dukungan Resmi di Berbagai Daerah

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

Melirik Dukungan Pusat untuk Perkebunan Jawa Barat

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.