Advertisement
GazanaPublika.com, New York — Zohran Mamdani, calon wali kota New York dari Partai Demokrat, mendadak menjadi headline internasional setelah mengumbar pernyataan kontroversial dalam wawancara Desember 2024: bila terpilih nanti, ia menyatakan akan menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu jika berkunjung ke kota ini. Pernyataan tersebut ia kemukakan saat berbincang dengan Mehdi Hasan, dan kemudian dikutip oleh Al Jazeera pada Rabu (25/6/2025).
“Sebagai wali kota, New York akan menangkap Netanyahu jika dia datang ke sini. Ini adalah kota yang nilai-nilainya selaras dengan hukum internasional,” ujar Mamdani saat itu (youtube.com).
Advertisement
Janji tegas ini muncul menyusul keluarnya surat penangkapan ICC terhadap Netanyahu atas dugaan kejahatan perang di Gaza, sebuah langkah hukum yang mendapat perhatian global .
Menurut laporan The Guardian, keberadaan surat ICC tersebut justru memperkuat sikap Mamdani yang mendukung tindakan tegas untuk menegakkan hukum internasional di wilayahnya . Sementara Al Jazeera menyoroti bahwa dukungannya pada Palestina — termasuk aliansinya dengan gerakan BDS — malah menjadi faktor kuat dalam kampanyenya yang berhasil mengalahkan Andrew Cuomo di pemilihan pendahulu Demokrat .
Tuduhan penangkapan Netanyahu menimbulkan reaksi keras dari kubu konservatif dan Presiden Donald Trump, yang menyebut Mamdani “komunis gila” melalui The New York Post . Kendati demikian, Reuters mencatat bahwa pernyataan Mamdani tetap resonan di New York, kota dengan populasi Muslim dan minoritas besar yang merasa perlu ada pemimpin progresif yang memegang prinsip internasional .
Jika Mamdani benar-benar menjadi wali kota pada November mendatang, ia berpotensi menjadi Muslim pertama dan keturunan India pertama yang memimpin New York — sekaligus simbol pergeseran politik di Amerika urban (aljazeera.com).
Garis Besar Sosok dan Debatnya:
• Akar Aktivisme: Mamdani pernah menyebut Israel melakukan genosida di Palestina dan aktif mendukung BDS, posisi yang kemudian menjadi daya tarik bagi progresif urban (hindustantimes.com).
• Visi Kebijakan: Ia akan fokus soal perumahan terjangkau, layanan publik gratis seperti bus, dan mengutamakan kelas pekerja — agenda yang resonan didukung oleh Working Families Party (cityandstateny.com).
• Kritik dan Tantangan: Pernyataannya soal penangkapan Netanyahu memicu pertanyaan soal legalitas, karena AS bukan anggota ICC. Mehdi Hasan menyela: “Bagaimana jika Israel bukan anggota ICC?” — namun Mamdani menegaskan, “Ini saatnya tindakan walikota selaras dengan hukum internasional” (hindustantimes.com).
Zohran Mamdani membawa perspektif global ke panggung kota besar dalam politik lokal Amerika. Rekam jejaknya sebagai pembela keadilan internasional dan suara progresif, ditambah janji simbolis soal penangkapan Netanyahu, menjadikannya sosok yang memecah batas pandangan lama tentang kepemimpinan Amerika. Kini, sorotan tak hanya datang dari media nasional, tetapi juga dari kanal internasional seperti The Guardian, Al Jazeera, dan laporan Reuters.
Advertisement
Advertisement
