Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Detik-Detik Hamas Bebaskan Seluruh Sandera Israel yang Masih Hidup

Detik-Detik Hamas Bebaskan Seluruh Sandera Israel yang Masih Hidup

Internasional Selasa, 14 Oktober 2025 21:24 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com,Tel Aviv/Gaza — Suasana emosional menyelimuti dua sisi perbatasan pada Senin (13/10/2025) malam, ketika Hamas membebaskan seluruh sandera Israel yang masih hidup, sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat, Mesir, dan Qatar.

Dalam pernyataannya, militer Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa 20 sandera terakhir telah diterima dengan selamat setelah dipindahkan keluar dari Jalur Gaza oleh Komite Palang Merah Internasional (ICRC). Di Tel Aviv, ribuan warga berkumpul di ‘Hostage Square’ — alun-alun yang sejak lama menjadi simbol perjuangan keluarga para sandera — untuk menyambut kabar pembebasan tersebut.

Advertisement

Tangis, pelukan, dan teriakan bahagia pecah di tengah malam yang hangat.

“Saya sangat bahagia, sulit menggambarkan perasaan ini. Saya tidak tidur semalaman,” tutur Viki Cohen, ibu dari sandera Nimrod Cohen, sambil bergegas menuju kamp militer Reim, tempat para sandera dievakuasi dan menjalani pemeriksaan medis.

BACA JUGA:  Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

Pemerintah Israel menyatakan seluruh sandera kini dalam kondisi stabil dan akan segera dipertemukan dengan keluarga mereka setelah menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan psikologis.

Namun, di sisi lain perbatasan, suasana tak kalah emosional juga terjadi di Khan Younis, Jalur Gaza selatan. Ribuan warga Palestina tumpah ruah di depan Rumah Sakit Nasser, menyambut sekitar 2.000 tahanan dan narapidana Palestina yang dibebaskan Israel sebagai bagian dari pertukaran.

“Saya bahagia anak-anak kami dibebaskan, tapi hati kami masih sakit atas semua yang terbunuh dan kehancuran Gaza,” ujar Um Ahmed, warga Gaza, dalam pesan suara penuh tangis kepada Reuters.

Banyak dari para tahanan yang baru bebas tampak melambaikan tangan dari jendela bus sambil mengacungkan tanda kemenangan. Pejuang Hamas bersenjata dan bertopeng berjaga di sekitar rute pembebasan, sementara suara takbir menggema dari pengeras suara masjid.

BACA JUGA:  Negosiasi AS-Iran di Swiss Selesai: Sepakat Bentuk Empat Kelompok Kerja dan Kelola Selat Hormuz

Meski momen itu disebut sebagai akhir dari babak panjang konflik bersenjata, banyak pengamat menilai situasi di lapangan masih jauh dari stabil. Reuters melaporkan sejumlah wilayah di Gaza masih menghadapi krisis kemanusiaan parah: ribuan warga kehilangan tempat tinggal, infrastruktur kesehatan lumpuh, dan akses bantuan masih terbatas.

Para diplomat dari AS, Mesir, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut kesepakatan ini sebagai “permulaan rapuh menuju perdamaian abadi”, menekankan bahwa keberlanjutan gencatan senjata sangat bergantung pada komitmen kedua pihak untuk menahan diri dan memprioritaskan kemanusiaan di atas politik.

Advertisement

Israel Palestina Politik
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Internasional

Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

Berita Utama

Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania, 2 Tentara AS Tewas, 1 Hilang

Internasional

Tuai Kecaman, Trump Ancam Terapkan Tarif Kargo Selat Hormuz

BERITA TERBARU

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.