Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Gelombang Demo Israel: Tolak Perang Gaza, Desak Netanyahu Turun

Gelombang Demo Israel: Tolak Perang Gaza, Desak Netanyahu Turun

Internasional Selasa, 25 Maret 2025 0:58 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Gelombang protes besar-besaran menyapu Israel saat lebih dari 100.000 warga turun ke jalan di berbagai kota, termasuk Tel Aviv dan Yerusalem, pada Sabtu (22/3/2025) malam. Massa mengecam keras kebijakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang dinilai memprioritaskan kekuasaan di atas keselamatan warga dan sandera.

Di Habima Square, Tel Aviv, puluhan ribu orang memadati kawasan hingga memblokir jalan-jalan utama. Unjuk rasa yang awalnya diikuti puluhan ribu orang membengkak setelah Netanyahu memberhentikan kepala intelijen Shin Bet dan Jaksa Agung. “Ini bukan tentang politik, tapi tentang nyawa rakyat kami yang terancam,” teriak seorang demonstran.

BACA JUGA:  Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka

Advertisement

Pemimpin oposisi Yair Lapid dan Yair Golan bergabung dengan massa, menuduh Netanyahu memicu perpecahan. “Dia sengaja memecah bangsa ini demi menyelamatkan kursinya,” kata Lapid di tengah sorak pendukung.

Sementara itu, di Hostages Square, keluarga sandera dan aktivis berkumpul menuntut pemerintah menghentikan serangan ke Gaza. Mereka khawatir operasi militer justru membahayakan nyawa sandera Israel yang masih ditahan Hamas. “Setiap bom yang jatuh bisa menjadi vonis mati bagi orang-orang yang kami cintai,” ujar seorang keluarga sandera dengan nada getir.

Protes ini menandai puncak kekecewaan publik terhadap pemerintahan Netanyahu, yang dianggap gagal mengamankan kepulangan sandera sekaligus terus memperpanjang konflik. Dengan tekanan yang kian besar, apakah Netanyahu akan bertahan atau terpaksa mengubah kebijakannya? Situasi ini semakin memanas seiring desakan agar pemilu baru segera digelar.

BACA JUGA:  Teheran Tertawakan Pembatalan Operasi Militer AS, Sebut Sikap Washington Pengecut

Advertisement

Benjamin Netanyahu Demontrasi Desa Israel
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Internasional

Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

Berita Utama

Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania, 2 Tentara AS Tewas, 1 Hilang

Internasional

Tuai Kecaman, Trump Ancam Terapkan Tarif Kargo Selat Hormuz

BERITA TERBARU

Puisi Anak Binaan LPKA Sentuh Hati Tinawati Andra Soni pada Peringatan Hari Anak Nasional

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.