Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Tarif Baru Trump Resmi Berlaku, China Jadi Sasaran Utama

Tarif Baru Trump Resmi Berlaku, China Jadi Sasaran Utama

Internasional Rabu, 9 April 2025 20:33 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: CNNIndonesia.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Tarif dagang baru yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi diberlakukan pada Rabu (9/4/2025) pukul 11.05 WIB. Tarif tersebut lebih tinggi dari tarif dasar 10 persen yang telah berlaku sejak 5 April lalu, dan kini mencakup hampir 60 negara, termasuk Indonesia.

Sebagian besar negara dikenai tarif antara 11 hingga 50 persen. Namun, China menjadi pengecualian dengan lonjakan tarif hingga 104 persen. Kenaikan ini terjadi setelah pemerintah China membalas kebijakan AS, yang memicu respons keras dari Trump.

Advertisement

Dalam sebuah jamuan makan malam bersama anggota Partai Republik pada Selasa malam waktu setempat, Trump mengklaim bahwa banyak negara kini berlomba ingin membuat kesepakatan dagang dengan AS.

“Saya katakan kepada Anda, negara-negara ini memanggil kita untuk mencium pantat saya,” ujar Trump, seperti dikutip AFP.

BACA JUGA:  Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Trump mengklaim bahwa tarif ini akan memberikan pemasukan hingga hampir 2 miliar dolar AS per hari. Ia menyebut kebijakan ini sebagai tarif timbal balik atau resiprokal, yang ditujukan kepada negara-negara yang dinilai tidak adil dalam hubungan perdagangannya dengan AS.

Namun, sejumlah ekonom memperingatkan bahwa dampaknya akan dirasakan langsung oleh konsumen AS, yang akan menghadapi lonjakan harga barang-barang kebutuhan sehari-hari. Menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos, hampir tiga perempat warga AS memperkirakan harga barang akan naik dalam enam bulan ke depan.

Contohnya, harga pakaian diperkirakan naik hingga 37 persen, mainan dan video game sebesar 30 persen, serta telepon pintar 27 persen. Material bangunan akan naik 22 persen, sementara pesawat, televisi, dan alat kesehatan akan mengalami kenaikan harga antara 10 hingga 11 persen.

BACA JUGA:  Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

Pasar Asia pun merespons negatif. Bursa saham Hong Kong anjlok lebih dari 3 persen, sedangkan indeks Nikkei Jepang turun 2,7 persen. Nilai tukar won Korea Selatan jatuh ke level terendah sejak 2009, sementara yuan China melemah ke posisi terendah sepanjang masa terhadap dolar AS.

Harga minyak juga mengalami tekanan. Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI), ditutup di bawah 60 dolar AS untuk pertama kalinya sejak April 2021.

“Negara kita dan para pembayar pajaknya telah ditipu selama lebih dari 50 tahun. Namun hal itu tidak akan terjadi lagi,” kata Trump pekan lalu saat mengumumkan tarif baru tersebut, yang disebut-sebut sebagai tarif tertinggi dalam lebih dari satu abad menurut CNN International.

Advertisement

China Donald Trump Trump
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Internasional

Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

Internasional

Iran Ultimatum Korsel: Kehadiran Militer di Hormuz Bakal Dianggap Dukung AS

Berita Utama

Rentetan Ledakan Guncang Pulau Kharg Iran, Kapal Tanker Diklaim Jadi Sasaran

BERITA TERBARU

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version