Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Trump Kecualikan Barang Elektronik dari Tarif Tinggi, Dorong Relokasi Industri Teknologi dari China

Trump Kecualikan Barang Elektronik dari Tarif Tinggi, Dorong Relokasi Industri Teknologi dari China

Internasional Senin, 14 April 2025 21:27 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Sumber Foto: BBC.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Washington, D.C. — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengambil langkah strategis dengan membebaskan berbagai barang elektronik—seperti ponsel, laptop, dan perangkat teknologi lainnya—dari tarif impor timbal balik sebesar 145 persen. Keputusan ini secara khusus menyasar barang-barang yang sebagian besar diimpor dari China, dan menjadi bagian dari strategi ekonomi serta keamanan nasional AS yang lebih luas.

Kebijakan ini diumumkan oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (Customs and Border Protection/CBP) dalam pemberitahuan resmi kepada para pelaku industri dan pengirim barang. Dalam pengumumannya, CBP menyertakan daftar kode tarif yang dibebaskan dari bea masuk, dan menyatakan bahwa kebijakan ini berlaku surut mulai pukul 12:01 EDT (04:01 GMT) pada 5 April 2025.

Advertisement

Tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk menekan biaya impor terhadap produk-produk teknologi penting yang kini banyak dipasok dari luar China, seperti semikonduktor dari Taiwan dan iPhone yang diproduksi di India. Dengan pengecualian ini, pemerintah AS berharap dapat menjaga stabilitas harga serta kelancaran distribusi produk-produk teknologi vital bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat.

BACA JUGA:  Iran Ultimatum Korsel: Kehadiran Militer di Hormuz Bakal Dianggap Dukung AS

Meski terlihat sebagai pelonggaran, langkah ini sebenarnya merupakan bagian dari upaya lebih besar untuk menata ulang ketergantungan Amerika terhadap China dalam rantai pasok teknologi global. Seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Trump tengah mempersiapkan penyelidikan perdagangan baru yang berfokus pada industri semikonduktor, dengan alasan perlindungan keamanan nasional. Hasil dari investigasi ini dapat membuka peluang diberlakukannya tarif baru yang lebih selektif dan strategis terhadap sektor tersebut.

Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa keputusan ini tidak mengubah arah kebijakan utama Presiden Trump yang bertujuan mengurangi dominasi China dalam produksi teknologi strategis. Menurut Leavitt, Trump tetap berkomitmen pada agenda relokasi industri teknologi tinggi ke dalam negeri.

BACA JUGA:  Tuai Kecaman, Trump Ancam Terapkan Tarif Kargo Selat Hormuz

“Atas arahan Presiden, sejumlah perusahaan besar seperti Apple, Nvidia, dan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) sedang mempercepat proses pemindahan fasilitas produksi mereka ke Amerika Serikat,” ujar Leavitt dalam pernyataan resminya, dilansir dari CNNIndonesia.com.

Langkah ini dipandang sebagai bagian dari visi Trump untuk memperkuat kedaulatan industri Amerika, memperkecil risiko gangguan rantai pasok global, serta menciptakan lapangan kerja di sektor teknologi tinggi. Di tengah ketegangan perdagangan yang masih berlangsung, kebijakan ini menunjukkan bahwa pendekatan pemerintah AS bukan hanya soal tarif, tetapi juga strategi jangka panjang untuk reposisi ekonomi nasional di panggung global.

Dengan semakin banyaknya perusahaan yang mengikuti kebijakan relokasi ini, Amerika Serikat berharap dapat membangun ekosistem industri teknologi yang lebih mandiri, efisien, dan tahan terhadap tekanan geopolitik.

Advertisement

China Donald Trump Teknologi Trump
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Internasional

Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

Internasional

Iran Ultimatum Korsel: Kehadiran Militer di Hormuz Bakal Dianggap Dukung AS

Berita Utama

Rentetan Ledakan Guncang Pulau Kharg Iran, Kapal Tanker Diklaim Jadi Sasaran

BERITA TERBARU

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version