Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Malam Kelam di Bogor: Buruh Tewas Ditembak di Tengah Keramaian Pasar Mawar

Malam Kelam di Bogor: Buruh Tewas Ditembak di Tengah Keramaian Pasar Mawar

Kriminalitas Rabu, 5 Februari 2025 6:51 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Bogor – Malam yang biasanya dipenuhi oleh aktivitas warga di sekitar Pasar Mawar, Bogor, mendadak berubah sunyi dan mencekam. Seorang pria berinisial TH (45 tahun) ditemukan tewas dengan darah mengalir di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah. Kejadian tersebut terjadi pada dini hari, Senin (3/2/2025) sekitar pukul 01.30 WIB, yang segera memicu kepanikan di kalangan masyarakat. TH, seorang buruh yang bekerja setiap hari, diduga menjadi korban penembakan oleh sejumlah pelaku yang saat ini masih buron.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi, laporan pertama mengenai insiden tersebut datang dari warga yang mendengar suara tembakan. “Masyarakat langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian,” ujarnya dalam keterangan melalui video. Saat ditemukan, TH sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka tembak di dada kiri dan pinggulnya.

Advertisement

Di tempat kejadian, petugas polisi menemukan beberapa selongsong peluru berkaliber 9 mm. Selongsong tersebut segera diamankan sebagai barang bukti dan akan diuji secara balistik guna melacak senjata yang digunakan. “Kami menduga bahwa pelaku berjumlah lebih dari satu orang,” tambah Aji, dilansir dari Tempo.co.

TH kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Ciawi untuk dilakukan otopsi. Hasil visum awal mengungkapkan luka tembak di dada sebelah kiri dan pinggul, dan otopsi lanjutan akan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian serta mencari petunjuk tambahan dalam penyelidikan.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa lima saksi yang terkait dengan kejadian tersebut. Menurut keterangan saksi, terdengar sekitar lima kali suara tembakan sebelum korban ditemukan tewas. “Kami masih mendalami motif di balik penembakan ini,” kata Aji.

Salah satu dugaan yang sedang diselidiki adalah adanya perselisihan antara korban dan seseorang dari Pasar Mawar. “Kami menduga bahwa korban sudah menjadi target pembunuhan akibat masalah tersebut,” ujar Aji. Selain itu, pihak kepolisian juga tidak menutup kemungkinan adanya konflik terkait perebutan lahan di sekitar Pasar Mawar, meskipun hal ini masih perlu ditelusuri lebih lanjut. “Kami belum bisa memastikan apakah ini berkaitan dengan perebutan lahan atau ada motif lain,” jelasnya.

Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik pembunuhan ini. Warga setempat diimbau agar tetap waspada dan segera melaporkan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan. Tragedi ini menjadi pengingat akan betapa rapuhnya keamanan di tengah kesibukan kehidupan kota.

Advertisement

Buruh
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Kriminalitas

Iran Bentuk ‘Rantai Manusia’ Jelang Ultimatum Trump, Ancam Bom Pembangkit Listrik

Kriminalitas

Polri Ungkap Sindikat Judi Online Jaringan Internasional, Sita Rp16,4 Miliar dan Bekukan 76 Rekening

Kriminalitas

Ditresnarkoba Polda Banten Ungkap Peredaran Obat Keras dengan Jumlah Ratusan Ribu Butir dan 2 Tersangka Ditangkap

Kriminalitas

Oknum Ketua RT dan RW Terduga Pemeras Pemborong Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

BERITA TERBARU

Unjuk Rasa Tuntut Biaya Hidup di Prancis Meluas ke Sejumlah Negara Eropa

Rismon Sianipar Kritikal Jawaban Pemerintah dalam Sidang Uji Materi Praperadilan di MK

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version