Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Sertu Gunadin dan Istri Minta Maaf atas Hinaan ke Prada Lucky

Sertu Gunadin dan Istri Minta Maaf atas Hinaan ke Prada Lucky

Nasional Kamis, 14 Agustus 2025 0:46 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com,   Kupang – Suasana haru menyelimuti rumah duka Asrama TNI di Kelurahan Kuanino, Kota Kupang, saat jenazah Prada Lucky Namo tiba untuk disemayamkan sebelum dimakamkan pada Sabtu (9/8/2025).

Ibunda almarhum, Sepriana Paulina Mirpey, tak kuasa menahan tangis sambil memeluk erat peti jenazah putranya. Prada Lucky Namo, prajurit muda TNI Angkatan Darat, meninggal dunia pada 6 Agustus 2025. Ia diduga menjadi korban penganiayaan yang melibatkan 20 personel TNI seniornya. Kini, seluruh terduga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak penyidik militer.

Advertisement

Di tengah duka keluarga besar Namo, beredar unggahan di media sosial Facebook yang menuai kemarahan publik. Akun bernama Nafa Arshana menulis komentar yang merendahkan martabat Prada Lucky, menuding almarhum tidak bermoral dan memiliki orientasi seksual menyimpang. Ucapan tersebut memicu kemarahan ayah almarhum, Serma Christian Namo, yang berusaha mencari keberadaan pemilik akun tersebut.

BACA JUGA:  KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli: Sudah Masuk Ranah Penyidikan Tindak Pidana

Beberapa hari kemudian, identitas pemilik akun Nafa Arshana terungkap. Perempuan tersebut akhirnya muncul bersama suaminya, Sertu Gunadin, untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Dalam pernyataannya, Sertu Gunadin mengaku menyesal atas perbuatan sang istri. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, keluarga besar TNI AD, serta keluarga almarhum Prada Lucky Namo.

“Saya meminta maaf atas tindakan istri saya yang memberikan komentar negatif di postingan berita meninggalnya adik kami, almarhum Prada Lucky Namo, di media sosial Facebook,” ujar Sertu Gunadin, seperti dikutip dari akun TikTok Ghost Hunters, Rabu (13/8/2025).

Ia juga mengakui kelalaiannya dalam membina dan mengarahkan sang istri. Sertu Gunadin menegaskan siap menerima teguran serta berjanji akan memperbaiki sikap dan memberikan bimbingan lebih baik agar kejadian serupa tidak terulang.

BACA JUGA:  KPK Geledah Kantor Summarecon Agung hingga Rumah Pejabat ATR/BPN, Nusron Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan

“Siap salah, Jenderal. Kami mengakui bertanggung jawab atas tindakan istri kami tersebut. Kami berjanji kejadian ini tidak akan diulangi dan kami akan membina istri kami dengan lebih baik lagi,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, istri Sertu Gunadin yang tampak menangis turut menyampaikan penyesalan secara langsung. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Uli Simanjuntak, serta kepada seluruh keluarga korban.

“Kami memohon maaf atas komentar kami di media sosial terkait postingan meninggalnya Prada Lucky Saputra Namo,” ucapnya dengan suara bergetar.

Kasus kematian Prada Lucky Namo sendiri mendapat perhatian luas, termasuk dari anggota DPR yang mendesak Polisi Militer TNI mengungkap secara tuntas motif di balik penganiayaan tersebut. Hingga kini, proses penyelidikan masih berjalan dan publik menantikan kejelasan serta keadilan bagi almarhum.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version