Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Kasad Maruli Murka di Lokasi Banjir Sumatra: Ini Bukan Pohon Tumbang, Ini Bekas Dipotong

Kasad Maruli Murka di Lokasi Banjir Sumatra: Ini Bukan Pohon Tumbang, Ini Bekas Dipotong

Nasional Selasa, 30 Desember 2025 22:06 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra memunculkan temuan serius di lapangan. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa kerusakan lingkungan akibat ulah manusia diduga kuat menjadi salah satu pemicu utama bencana tersebut.

Dalam kunjungannya ke lokasi terdampak, Maruli memperlihatkan tumpukan kayu gelondongan besar yang hanyut terbawa arus banjir. Ia menyoroti kondisi kayu-kayu tersebut yang tidak menunjukkan ciri patah alami, melainkan bekas potongan rapi yang mengindikasikan penggunaan alat berat atau gergaji mesin.

Advertisement

“Lihat ini, ini bukan pohon tumbang biasa. Ini bekas dipotong,” ujar Jenderal Maruli, dikutip dari video yang diunggah YouTube Merdeka.com, Selasa (30/12/2025).

BACA JUGA:  Trump dan Xi Capai Sejumlah Kesepakatan Penting, Dari Selat Hormuz hingga Isu Taiwan

Menurut Maruli, temuan tersebut menguatkan dugaan adanya praktik penebangan liar di kawasan hulu sungai. Kerusakan hutan menyebabkan tanah kehilangan kemampuan menyerap air, sehingga saat hujan deras terjadi, aliran air turun tanpa kendali dan membawa material kayu ke permukiman warga.

Di tengah kondisi rumah-rumah yang hancur dan laporan korban jiwa, Maruli tak menyembunyikan kemarahannya. Ia mengecam keras para pelaku perusakan hutan yang dinilai mengabaikan keselamatan masyarakat demi keuntungan pribadi.

“Saya tidak habis pikir, ada orang sebiadab ini,” tegas Maruli.

Ia menegaskan bahwa bencana hidrometeorologi seperti ini akan terus berulang jika hulu sungai terus digunduli oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. TNI AD berkomitmen untuk membantu penanganan bencana, namun pencegahan kerusakan alam juga harus menjadi prioritas bersama agar tidak ada lagi rakyat yang menjadi korban kebiadaban para perusak hutan.

BACA JUGA:  BGN Kaji Ubah Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG, Ikuti Arahan Prabowo

Advertisement

Gaji Meteor TNI
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

KPK Jawab Desakan Mahfud MD Terkait Kasus Febrie

Nasional

Habib Rizieq Kritik Mahfud MD Soal Sikapnya Plin-Plan

Nasional

Seleksi CPNS 2026 Disiapkan, Pemerintah Petakan Kebutuhan dan Anggaran

Nasional

Resmi Mendaftar ke Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Besutan Eks Jubir Anies Bersiap Menuju Pemilu 2029

BERITA TERBARU

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.