Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Rismon Sianipar Temui Jokowi di Solo, Sampaikan Permintaan Maaf soal Polemik Ijazah

Rismon Sianipar Temui Jokowi di Solo, Sampaikan Permintaan Maaf soal Polemik Ijazah

Nasional Jumat, 13 Maret 2026 15:31 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

GazanaPublika.com, Solo — Polemik tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo memasuki babak baru setelah ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar mendatangi kediaman Jokowi di Solo untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

Pertemuan tersebut berlangsung di rumah pribadi Jokowi di Kelurahan Sumber, Solo. Dalam kesempatan itu, Rismon menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang muncul akibat analisisnya sebelumnya terkait dugaan ijazah palsu.

Rismon diketahui sebelumnya menjadi salah satu pihak yang menyatakan keraguan terhadap keaslian ijazah Jokowi melalui penelitian digital forensik yang kemudian menimbulkan kontroversi di ruang publik.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menerima kedatangan Rismon dan menghargai niat baik yang disampaikan melalui permintaan maaf tersebut. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan disebut sebagai bagian dari upaya klarifikasi sekaligus silaturahmi.

BACA JUGA:  Menteng Kleb: Kebijakan Menkeu Purbaya Mulai Meredup, Tekanan Fiskal Kian Nyata

Meski demikian, terkait langkah hukum yang sedang berjalan, Jokowi menyatakan bahwa keputusan mengenai permohonan restorative justice akan diserahkan kepada tim penasihat hukumnya.

“Kemarin telah datang Rismon Sianipar, di kediaman saya dan saya menerima permohonan maaf Rismon Sianipar, mengenai nanti urusan restorative justicenya saya serahkan ke penasehat hukum saya,” ungkap Jokowi dalam sebuah unggahan video Youtube.

Sementara itu, proses hukum terkait kasus tudingan ijazah palsu masih berlangsung di Polda Metro Jaya. Rismon sendiri sebelumnya telah mengajukan permohonan penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice kepada penyidik.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanudin membenarkan bahwa Rismon bersama kuasa hukumnya telah mengajukan permohonan tersebut beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:  Evolusi Kurikulum Kampus: Di Balik Fakta Penutupan Ratusan Program Studi Sepanjang 2026

“Memang betul, saudara RHS bersama pengacaranya menyampaikan permohonan fasilitasi restorative justice kepada penyidik,” kata Iman kepada wartawan.

Menurutnya, penyidik saat ini masih memproses permohonan tersebut dan berupaya memfasilitasi kemungkinan penyelesaian melalui mekanisme keadilan restoratif.

Kasus dugaan ijazah palsu yang melibatkan nama Jokowi sendiri sebelumnya menyeret sejumlah pihak sebagai tersangka, termasuk Rismon, pakar telematika Roy Suryo, serta pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma.

Dengan adanya pertemuan langsung antara Rismon dan Jokowi serta permintaan maaf yang telah disampaikan, perhatian publik kini tertuju pada kemungkinan penyelesaian kasus tersebut melalui jalur restorative justice, yang saat ini masih dalam proses penanganan penyidik Polda Metro Jaya.

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Berita Utama

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Nasional

Evolusi Kurikulum Kampus: Di Balik Fakta Penutupan Ratusan Program Studi Sepanjang 2026

Nasional

Polda Metro Jaya Siap Buka Kembali Penyidikan Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

BERITA TERBARU

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Polda Banten Meringkus Debt Collector Yang Melakukan Perampasan dan Penganiayaan Terhadap Personel Brimob

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

Mengurai Dialektika Genetika, Epigenetika, dan Jati Diri Klan Leluhur

Kritik dan Dialektika Kebijakan Alokasi Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.