Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Gibran Minta Maaf ke JK Soal Usulan Kenaikan BBM, Tegaskan Prabowo Prioritaskan Rakyat Kecil

Gibran Minta Maaf ke JK Soal Usulan Kenaikan BBM, Tegaskan Prabowo Prioritaskan Rakyat Kecil

Nasional Kamis, 9 April 2026 23:45 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

GazanaPublika.com, Jakarta — Di tengah meningkatnya tekanan global akibat konflik Timur Tengah dan lonjakan harga minyak dunia, polemik soal harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri kembali mengemuka. Kali ini, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla terkait usulan kenaikan harga BBM yang dinilai tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah.

Dalam keterangannya pada Kamis (9/4/2026), Gibran menegaskan bahwa pemerintah menghargai setiap masukan dari tokoh nasional, termasuk usulan JK agar harga BBM dinaikkan untuk mengurangi beban subsidi energi. Namun, ia menekankan bahwa arah kebijakan saat ini tetap berpegang pada instruksi Presiden Prabowo Subianto.

“Namun mohon maaf hal tersebut tidak sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo yang secara jelas dan tegas telah memerintahkan jajarannya untuk menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi agar tetap terjangkau oleh masyarakat kecil,” kata Gibran.

BACA JUGA:  KPK Minta Maaf Soal Status Tahanan Yaqut, Polemik Bergulir di Momen Lebaran

Menurut Gibran, pemerintah saat ini bertekad melakukan efisiensi anggaran dan memfokuskan belanja negara untuk melindungi kelompok masyarakat lapisan bawah. Kebijakan tersebut diambil agar masyarakat tidak terbebani efek berantai dari kenaikan BBM, mulai dari melonjaknya harga bahan pokok, biaya transportasi, hingga kebutuhan sehari-hari lainnya.

Ia menegaskan bahwa menjaga harga BBM bukan sekadar soal energi, tetapi juga menyangkut stabilitas ekonomi rumah tangga rakyat kecil.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong percepatan transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan. Salah satu langkah konkret yang disorot Gibran adalah peresmian pabrik kendaraan listrik di Magelang oleh Presiden Prabowo pada hari yang sama.

“Hari ini Bapak Presiden melakukan kunjungan ke Magelang untuk meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik, sebagai salah satu bentuk keseriusan pemerintah,” ujarnya.

Sebelumnya, Jusuf Kalla mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan kenaikan harga BBM di tengah gejolak harga minyak dunia yang dipicu konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Menurut JK, subsidi energi yang terus dipertahankan berpotensi memperlebar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta menambah beban utang negara.

BACA JUGA:  Disorot: Spesifikasi Khusus dan Fitting Jadi Alasan Pagu Sepatu PDL Sekolah Rakyat Lebih Tinggi

“Kita minta bahwa agar dipertimbangkan untuk mengurangi defisit, mengurangi utang dengan cara mengurangi subsidi. Karena mengurangi subsidi berarti menaikkan harga,” kata JK dalam wawancara di kediamannya, Jakarta Selatan.

JK berpandangan, mempertahankan subsidi saat harga minyak dunia melonjak hanya akan menunda persoalan fiskal yang lebih besar di masa depan. Menurutnya, kenaikan utang negara justru lebih berbahaya dalam jangka panjang karena dampaknya pada akhirnya akan dirasakan masyarakat.

Meski demikian, ia juga mengakui bahwa penyesuaian harga BBM hampir pasti memicu protes publik pada tahap awal. Namun, menurutnya, langkah tersebut dapat mendorong penghematan konsumsi energi dan membantu menjaga kesehatan fiskal negara.

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kejagung Bongkar Modus ‘Markup’ dan Aliran Dana Haram Dadan cs di Program ‘MBG’

Nasional

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Berita Utama

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Nasional

Evolusi Kurikulum Kampus: Di Balik Fakta Penutupan Ratusan Program Studi Sepanjang 2026

BERITA TERBARU

Pelajar SMPN 1 Wanasalam Tewas Laka Lantas Setelah Motor Diserempet Dump Truk

Ditsamapta Polda Banten Perbaiki Jembatan Merah Putih, Wujud Nyata Kepedulian Polri terhadap Masyarakat

Ketua MPC PP Lebak Beri Apresiasi Tinggi, Penangkapan Kepala BGN Pusat

Lima Potensi Karakter Dasar Manusia dalam Desain DNA

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Lima Potensi Karakter Dasar Manusia dalam Desain DNA

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

Mengurai Dialektika Genetika, Epigenetika, dan Jati Diri Klan Leluhur

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.