Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Wow, yang ‘Ngaku’ Nelayan ke Anies Ternyata Caleg PKS, Prabowo: Saya Usulkan Diterima Piala Oscar

Wow, yang ‘Ngaku’ Nelayan ke Anies Ternyata Caleg PKS, Prabowo: Saya Usulkan Diterima Piala Oscar

Nasional Jumat, 9 Februari 2024 21:17 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Prabowo Beberkan Sudah 3 Kali Hadapi Maut Hingga Ucapkan Syahadat di GBLA, Bandung Jumat (8/2) (Dok. TKN Prabowo Gibran) (sumber: solokilat.com

Bandung, GazanaPublika.com – Calon Presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto, tidak segan-segan menyindir seorang calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Keadilan Sosial (PKS) yang mengaku sebagai nelayan dan menyatakan tidak membutuhkan program makan siang gratis. Prabowo mengusulkan agar pria tersebut yang menjadi viral di media sosial menerima Piala Oscar. Demikian disampaikan Prabowo saat menghadiri kampanye akbar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, pada Kamis, (8/2/2024).

Video viral tersebut adalah kejadian saat kampanye calon presiden nomor urut satu, Anies Baswedan, di Pare-pare, Sulawesi Selatan, seperti dilansir dari Tempo.

“Itu sedang diusulkan menerima Piala Citra. Saya malah mengusulkan menerima Oscar. Itu lumayan, dia tidak usah jadi caleg, dia harusnya jadi bintang sinetron,” kata Prabowo saat menghadiri kampanye akbar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, dilansir dari Tempo.co., Kamis (8/2/2024)

BACA JUGA:  DPR Gelar Pertemuan dengan Jajaran Pejabat Bank Indonesia Saat Rupiah Terperosok ke Rp 17.660

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo kembali menegaskan bahwa program makan siang gratis yang diusung oleh pihaknya merupakan wujud konkret untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing dengan negara lain.

“Begitu mandat diberikan kepada kami, langkah pertama kami adalah harus memberi makan bergizi bagi anak-anak Indonesia,” kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menyatakan keyakinannya bahwa program makan siang gratis akan membantu anak-anak menjadi kuat, cerdas secara otak, memiliki tulang yang kuat, dan tumbuh menjadi pemuda-pemudi yang hebat, mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain.

Namun, Juru Bicara Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Muhammad Ramli Rahim, menanggapi dengan meminta Prabowo untuk tidak mengintimidasi nelayan yang mengeluh kepada capres Anies. Menurut Ramli, ucapan Prabowo dianggap keterlaluan dan mengolok-olok rakyat kecil yang berkesempatan menjadi wakil rakyat. Ramli menilai bahwa Prabowo melakukan intimidasi secara verbal terhadap rakyat kecil yang berpeluang terjun sebagai wakil rakyat.

BACA JUGA:  Selat Hormuz Kembali Memanas, Iran Klaim Serang Kapal Militer AS dengan Rudal dan Drone

Sementara itu, Muhammad Ramli Rahim, Juru Bicara Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), menanggapi kritikan Prabowo terhadap nelayan yang mengeluh kepada capres Anies.

Ramli menilai bahwa ucapan Prabowo sebagai bentuk intimidasi verbal terhadap rakyat kecil yang berkesempatan menjadi wakil rakyat.

Ramli menyatakan bahwa Prabowo telah mengolok-olok nelayan asli dengan ucaoannya tersebut.

“Sappe itu nelayan asli, kita bahkan bisa membandingkan mana yang palsu, nelayan Sappe atau cawapres Prabowo yang palsu,” ujar Ramli.

Sebelumnya, video viral menampilkan seorang pria yang mengaku nelayan di panggung kampanye Anies Baswedan di Pare-pare, Sulawesi Selatan.

Pria tersebut, yang bernama Sappe, ternyata adalah caleg dari PKS. Dalam klarifikasinya, Sappe membenarkan profesi nelayannya. (Sumber: Tempo.com, Annisa Febiola/ Antara)

Prabowo
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kejagung Bongkar Modus ‘Markup’ dan Aliran Dana Haram Dadan cs di Program ‘MBG’

Nasional

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Berita Utama

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Nasional

Evolusi Kurikulum Kampus: Di Balik Fakta Penutupan Ratusan Program Studi Sepanjang 2026

BERITA TERBARU

Ketua MPC PP Lebak Beri Apresiasi Tinggi, Penangkapan Kepala BGN Pusat

Lima Potensi Karakter Dasar Manusia dalam Desain DNA

Kejagung Bongkar Modus ‘Markup’ dan Aliran Dana Haram Dadan cs di Program ‘MBG’

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Lima Potensi Karakter Dasar Manusia dalam Desain DNA

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

Mengurai Dialektika Genetika, Epigenetika, dan Jati Diri Klan Leluhur

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.