Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » PDIP Pertimbangkan Basuki Tjahaja Purnama untuk Pilgub Sumut

PDIP Pertimbangkan Basuki Tjahaja Purnama untuk Pilgub Sumut

Nasional Selasa, 28 Mei 2024 20:52 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Basuki Tjahja Purnama (sumber detik.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Nama politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mulai muncul sebagai calon potensial dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut). PDIP mengungkapkan sejumlah kriteria penting untuk pencalonan dalam Pilgub Sumut.

Anggota DPR RI dari fraksi PDIP, Djarot Saiful Hidayat, memberikan tanggapan terkait pencalonan Ahok. Menurutnya, hingga saat ini PDIP belum mengeluarkan surat tugas resmi untuk pencalonan di tingkat provinsi.

Advertisement

“Belum, belum, kita masih melakukan surat tugas di level kota/kabupaten, belum di level provinsi,” ungkap Djarot saat ditemui di Kompleks Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (28/5/2024).

Ia juga mengatakan bahwa saat ini PDIP masih melakukan tahap penjaringan dan pemetaan untuk menentukan sosok yang tepat maju pada Pilgub Sumut 2024.

BACA JUGA:  Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Didakwa Terima Suap Rp203 Miliar, Modus Pembayaran Jasa Hukum

Djarot menyebut bahwa diperlukan sosok yang mampu menangani permasalahan mendesak dan menahun di Sumut, seperti korupsi, masalah infrastruktur, dan kemiskinan.

Sosok tersebut harus mampu membangun pemerintahan Sumut yang bersih dan anti korupsi.

Selain itu, permasalahan infrastruktur dan pemerataan pembangunan di Sumut harus ditangani oleh sosok yang memiliki kemampuan, pengalaman, dan keberanian.

“Karena untuk membangun di Sumut itu butuh nyali juga. Karena saya pernah 17 tahun di sana kan. Meskipun masih belum berhasil,” tutur Djarot.

“Kemudian masalah kemiskinan, masalah stunting, masalah kesenjangan antar wilayah, masalah perusakan hutan, kemudian banyaknya terjadi bencana di sana,” tambahnya.

Djarot juga mengatakan bahwa PDIP mencari sosok pemimpin yang bukan sekadar bos, tetapi pemimpin yang melayani, mampu mendengarkan aspirasi rakyat, dekat dengan rakyat, dan menjadi teladan.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK Soal Ijazah SMA Gibran: Setahu Saya Sarjana

“Bukan bos yang minta dilayani, minta disanjung-sanjung, minta di subyo-subyo,” jelas Djarot.

Djarot menyebut bahwa saat ini PDIP masih menginventarisasi potensi-potensi yang ada di Sumut. PDIP tetap akan membangun komunikasi dengan partai lain meskipun dapat maju sendiri di Pilkada Sumut.

“Termasuk PDIP membangun hubungan komunikasi yang baik dengan Partai Golkar, dengan Bang Ijeck. Karena di sana itu kan masih banyak potensi. Itu ada Musa Rajekshah, Edy Rahmayadi, kemudian di kita itu ada Nikson Nababan, kemudian ada Sutarto. Banyak sekali di situ, termasuk juga Pak Ahok kalau misalkan dari sisi pemetaan memungkinkan untuk diajukan beliau, tapi belum. Untuk itu nanti akan disampaikan hasil pemetaannya itu kepada Ibu Ketua Umum” pungkasnya.

Sumber: merdeka.com

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

BERITA TERBARU

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version