GazanaPublika.com – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk melaporkan hasil dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Yordania yang ia hadiri baru-baru ini. KTT tersebut membahas antisipasi gencatan senjata di Palestina dan langkah-langkah yang diambil jika gencatan senjata tidak tercapai.
Di Istana, Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Indonesia siap menampung warga Gaza, Palestina yang membutuhkan perawatan, terutama anak-anak yang mengalami trauma akibat peperangan. Dalam keterangannya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/6/2024), Prabowo menyebut pemerintah siap mengevakuasi 1.000 pasien untuk dirawat di Indonesia dan akan dipulangkan ke Gaza begitu situasi sudah normal.
“Kita siap menampung seribu pasien untuk dirawat di Indonesia, begitu pulih nanti akan kita kembalikan ke Gaza,” kata Prabowo Subianto, yang juga Presiden terpilih RI untuk periode 2024-2029.
Langkah ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam memberikan dukungan kemanusiaan kepada Palestina, yang telah lama menjadi salah satu prioritas diplomasi luar negeri Indonesia. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia siap berperan aktif dalam upaya perdamaian dan membantu warga yang terdampak konflik di Gaza.
Pertemuan antara Prabowo dan Presiden Jokowi juga membahas strategi lebih lanjut jika gencatan senjata di Palestina tidak terwujud. Pemerintah Indonesia terus mengupayakan berbagai cara untuk mendukung perdamaian di wilayah tersebut, termasuk melalui bantuan kemanusiaan dan diplomasi aktif di forum internasional.
Prabowo, yang baru saja terpilih sebagai Presiden untuk periode 2024-2029, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan peran aktif Indonesia di panggung internasional. Upaya mengevakuasi dan merawat 1.000 warga Gaza adalah salah satu langkah konkret yang akan diambil untuk menunjukkan solidaritas dan dukungan Indonesia terhadap Palestina.
“Saya sampaikan kepada Presiden Jokowi bahwa Indonesia siap mengambil langkah konkret untuk membantu warga Gaza yang membutuhkan. Ini adalah bagian dari komitmen kita untuk terus mendukung perdamaian dan kemanusiaan,” tambah Prabowo.
Pertemuan ini juga menjadi momen penting bagi Prabowo untuk menunjukkan bahwa di bawah kepemimpinannya, Indonesia akan terus memperkuat perannya dalam isu-isu global, terutama yang berkaitan dengan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.
Dengan langkah ini, Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya mencapai perdamaian di Palestina, sekaligus menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap penderitaan warga Gaza yang terdampak oleh konflik berkepanjangan.
Sumber: antaranews, Aria Cindyara/Pradanna Putra
