Advertisement
GazanaPublika.com – Indonesia akan segera memiliki jalan tol bawah laut pertama yang menghubungkan kota-kota sekitar ke calon Ibu Kota Nusantara (IKN). Proyek ini akan menjadi tonggak sejarah baru dalam pengembangan infrastruktur tanah air.
Jalan tol bawah laut ini direncanakan memiliki panjang antara 5 hingga 7 kilometer dan akan secara signifikan mempersingkat waktu perjalanan. Saat ini, perjalanan dari kota-kota seperti Balikpapan dan Samarinda, yang dipisahkan oleh Teluk Balikpapan, menuju IKN memakan waktu sekitar 50 menit. Dengan adanya tol bawah laut, waktu perjalanan ini dapat dipangkas menjadi hanya 30 menit.
Advertisement
Meskipun pemerintah memiliki opsi untuk membangun jembatan, pilihan jatuh pada tol bawah laut dengan alasan keberlanjutan ekosistem bawah laut di kawasan Balikpapan. Pembangunan tol bawah laut dinilai lebih ramah lingkungan karena tidak memerlukan tiang-tiang yang dapat merusak ekosistem laut, termasuk flora dan fauna endemik seperti Bekantan dan mangrove yang harus dilestarikan.
Proyek ini akan menggunakan teknologi Immersed Tunnel, yaitu terowongan yang terdiri dari beberapa kotak beton yang saling terhubung. Kotak-kotak beton ini akan ditenggelamkan ke dalam air dan terhubung dengan jalan yang ada di darat, menggantikan fungsi jembatan.
Pembangunan tol bawah laut ini tidak hanya menjadi yang pertama di Indonesia tetapi juga merupakan upaya inovatif dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan kelestarian lingkungan. Proyek ini diharapkan menjadi contoh bagi negara lain dalam menciptakan infrastruktur yang berkelanjutan.
Dengan teknologi canggih dan pertimbangan ekologis, tol bawah laut menuju IKN akan menjadi salah satu ikon kebanggaan Indonesia, menandai era baru dalam pembangunan infrastruktur modern di negeri ini.
Sumber: Channel YouTube @Daftar Populer, 31 Juli 2024/AyoBandung.com
Advertisement
