Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Bamsoet Berembuk Soal Dukungan Aklamasi Soal Perebutan Kursi Ketum Golkar

Bamsoet Berembuk Soal Dukungan Aklamasi Soal Perebutan Kursi Ketum Golkar

Nasional Minggu, 18 Agustus 2024 16:48 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Ikustrasi: Bambang Susatyo (foto: detik.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengungkapkan bahwa dirinya bersama Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita, serta Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, akan mengadakan pertemuan penting untuk menentukan calon yang akan didukung sebagai Ketua Umum Golkar secara aklamasi. Pertemuan ini direncanakan berlangsung di tengah dinamika politik yang berkembang di internal partai setelah mundurnya Airlangga Hartarto dari posisi Ketua Umum.

“Kami bertiga berencana untuk duduk bersama dan membahas siapa di antara kami yang akan didukung secara aklamasi dalam Munas Golkar mendatang,” ujar Bamsoet di Gedung MPR RI, Jakarta, Minggu (18/8/2024).

Advertisement

Dalam pernyataannya, Bamsoet menjelaskan bahwa pertemuan tersebut dilakukan untuk mencari kesepakatan demi menjaga keutuhan dan soliditas partai. Menurutnya, situasi saat ini mengharuskan adanya keputusan kolektif yang akan membawa Partai Golkar ke arah yang lebih baik.

BACA JUGA:  Miris! APBN Defisit Rp240,1 Triliun hingga Agustus, Suahasil Sebut Masih Terkendali

“Sekarang kita sedang mencari waktu yang tepat untuk berembuk, karena pada awalnya, kami bertiga sepakat maju bersama melawan Airlangga Hartarto dalam pemilihan Ketua Umum. Namun, dengan situasi yang berubah, kami perlu membahas ulang strategi kami,” tambah Bamsoet.

Bamsoet menekankan bahwa dalam situasi yang serba mendesak ini, menjaga kekompakan partai adalah hal yang paling utama. Dia menyadari bahwa dinamika politik di Golkar harus dikelola dengan baik agar tidak memicu perpecahan di tubuh partai.

“Kita harus memastikan bahwa partai tetap solid. Jangan sampai dinamika internal partai malah merusak persatuan di Golkar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bamsoet mengingatkan bahwa semua kader harus memiliki kesadaran kolektif untuk menyelamatkan partai setelah mundurnya Airlangga Hartarto. Dia menegaskan pentingnya langkah cepat dan terkoordinasi untuk mempersiapkan Munas Golkar yang akan digelar pada 20-21 Agustus di Jakarta.

“Kita berada dalam fase penyelamatan partai pasca mundurnya ketua umum. Ini adalah momen penting untuk memperkuat partai dan memastikan keberlangsungan Golkar di tengah tantangan politik yang ada,” tutup Bamsoet.

BACA JUGA:  Laporan Pelanggaran Etik Hakim Melonjak pada Semester I 2026, Peradilan Umum Paling Banyak Disorot

Sebelumnya, Bamsoet mengungkapkan bahwa dirinya bersama Agus Gumiwang Kartasasmita dan Bahlil Lahadalia telah bersepakat untuk maju sebagai calon Ketua Umum Golkar. Namun, dengan perkembangan terbaru, mereka kini perlu mengevaluasi langkah-langkah strategis yang akan diambil untuk kepentingan partai.

“Saya akan bertemu dengan Pak Agus dan Pak Bahlil untuk membahas langkah selanjutnya. Kami bertiga awalnya sepakat maju bersama, dan sekarang kami akan membicarakan bagaimana langkah ke depan,” ujarnya.

Bamsoet juga menegaskan bahwa Golkar harus terus bertahan dan menyesuaikan diri dengan situasi politik yang berubah. Ia mendukung penuh penyelenggaraan Munas Golkar yang dijadwalkan pada 20-21 Agustus mendatang untuk menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.

Sumber: Detik.com

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version