GazanaPublika.com, Jakarta – Teka-teki mengenai kapan pertemuan antara presiden terpilih Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri akan terlaksana kini semakin jelas, hanya tinggal menunggu hitungan hari. Prabowo berharap bahwa pertemuan tersebut dapat terlaksana sebelum ia mengambil sumpah jabatan sebagai presiden pada 20 Oktober mendatang.
Sementara itu, Megawati dikabarkan sudah mempersiapkan hidangan spesial untuk Prabowo, yaitu nasi goreng yang ia masak sendiri.
Presiden Joko Widodo, yang saat ini memiliki hubungan yang merenggang dengan PDIP, menyatakan bahwa agenda pertemuan antara Prabowo dan Megawati adalah langkah positif untuk kemajuan bangsa. “Saya kira baik pertemuan itu sehingga komunikasi antartokoh-tokoh bangsa bisa sambung untuk kemajuan negara, untuk kemajuan bangsa,” ungkap Jokowi melalui rekaman suara yang diterima di Jakarta, Rabu (2/9).
Relasi politik antara Prabowo dan Megawati sudah terjalin lama, dimulai ketika mereka berpasangan dalam Pilpres 2009, meski mereka harus mengakui kekalahan dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Sejak saat itu, keduanya berseberangan dalam tiga edisi Pilpres selanjutnya. Pada 2014 dan 2019, Megawati mendukung Jokowi sebagai calon presiden. Di sisi lain, pada Pilpres 2024, Megawati mengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD, sementara Prabowo mencalonkan diri sebagai presiden.
Hingga saat ini, PDIP masih menjadi satu-satunya partai yang belum mengambil keputusan untuk bergabung dengan pemerintahan presiden terpilih Prabowo, sehingga pertemuan ini dinilai sangat penting untuk memperkuat komunikasi dan membangun sinergi politik di antara keduanya.
