Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Komentar Said Didu Terkait OCCRP: ‘Siapa tahu mereka memiliki data lengkap terhadap korupsi Jokowi’

Komentar Said Didu Terkait OCCRP: ‘Siapa tahu mereka memiliki data lengkap terhadap korupsi Jokowi’

Nasional Sabtu, 4 Januari 2025 16:32 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: dok. Rmol.id

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP), jaringan jurnalis investigasi global yang berbasis di Amsterdam, kembali menjadi perbincangan hangat. Kali ini, perhatian publik tertuju pada masuknya mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), dalam daftar finalis Tokoh Terkorup Dunia Tahun 2024.

OCCRP dikenal sebagai organisasi yang fokus mengungkap kejahatan terorganisir dan korupsi dengan dukungan lebih dari 50 media independen di enam benua, termasuk Eropa, Afrika, dan Asia Tengah. Tahun ini, selain Jokowi, daftar finalis juga mencakup Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, dan pengusaha India Gautam Adani.

Advertisement

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, memberikan tanggapan tajam terhadap penunjukan Jokowi sebagai salah satu finalis. Dalam sebuah unggahan di akun X resminya pada Jumat (3/1/2025), Said Didu menyebut OCCRP mungkin memiliki data kuat terkait dugaan korupsi Jokowi, khususnya yang dilakukan di luar negeri.

BACA JUGA:  Bivitri Susanti: MK Tak Nyatakan Gugatan Kalah, Bola Panas Kini Dilempar ke DPR hingga Penegak Hukum

“Siapa tahu mereka memiliki data lengkap terhadap korupsi yang dilakukan dan disembunyikan Jokowi di luar negeri,” tulis Said Didu. Ia bahkan menyatakan keyakinannya bahwa OCCRP dapat menjadi penyelamat Indonesia jika data-data tersebut dibuka secara transparan.

“Kalau itu terjadi, maka awal tahun 2025 bisa jadi titik awal OCCRP menyelamatkan negeri ini dengan membuka selebar-lebarnya korupsi yang sudah terjadi selama pemerintahan Joko Widodo,” lanjutnya.

Said Didu juga mengungkap adanya lima kluster dugaan korupsi yang mencakup berbagai isu besar, seperti pelanggengan dinasti politik, pembungkaman oposisi, dugaan penyelundupan nikel yang melibatkan Airlangga Hartarto dan Bobby Nasution, bansos pencitraan, serta sogokan terhadap oligarki.

BACA JUGA:  Kemenkeu Finalisasi Pengalihan Saham Whoosh, Kewajiban PSBI Tak Dibebankan Langsung ke APBN

Menurut Said Didu, kehadiran nama Jokowi dalam daftar OCCRP bukanlah hal mengejutkan. “Saya tidak kaget kalau beliau masuk daftar itu. Masih banyak hal yang perlu kita cermati dari warisan pemerintahan sebelumnya,” ujarnya.

Sejak dirilisnya daftar finalis, OCCRP menjadi topik hangat di platform X, dengan puluhan ribu cuitan membahas kontroversi ini. Pengaruh keputusan OCCRP diprediksi akan terus mencuat seiring dengan desakan publik untuk transparansi dan keadilan terkait dugaan korupsi.

Advertisement

Joko Widodo
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version