Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Said Didu Sindir Jokowi Soal Proses Seleksi Direksi BUMN, Sebut Komentarnya ‘Lucu’

Said Didu Sindir Jokowi Soal Proses Seleksi Direksi BUMN, Sebut Komentarnya ‘Lucu’

Nasional Sabtu, 8 Maret 2025 21:40 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, memberikan sindiran tajam kepada mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah Jokowi memberikan tanggapan terkait kasus korupsi di PT Pertamina. Jokowi sebelumnya menekankan pentingnya manajemen kontrol yang kuat di tubuh direksi dan komisaris BUMN, termasuk peran Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina periode 2019-2024, Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih dikenal sebagai Ahok.

“Pertamina adalah BUMN besar dan kuat, sehingga manajemennya juga harus kuat dalam mengelola semua proses yang ada,” ujar Jokowi. Ia juga menambahkan bahwa manajemen BUMN terdiri dari direksi, direktur utama (Dirut), dan komisaris, yang semuanya dipilih melalui proses Tim Penilai Akhir (TPA).

BACA JUGA:  DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan, Buruh Soroti Proses Pembahasan yang Tertutup

Advertisement

Namun, tanggapan Jokowi ini justru menuai kritik dari Said Didu. Melalui akun X pribadinya, Said Didu menyebut komentar Jokowi tersebut sebagai sesuatu yang lucu. “Izinkan #sayaketawa. Sangat lucu komentar Jokowi tentang tes BUMN,” tulisnya pada Jumat (7/3/2025).

Said Didu juga mengkritik proses seleksi yang disebutkan Jokowi. Ia menegaskan bahwa sebelum sampai ke tahap Tim Penilai Akhir (TPA), seharusnya ada tes lain yang harus dilalui. “Dia menyebutkan bahwa ada tes TPA pada seleksi Direksi BUMN, yaitu Tes Potensi Akademik (ini tes masuk sekolah). Padahal, TPA dalam seleksi tersebut adalah Tim Penilai Akhir yang ketuanya adalah Presiden,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kejagung Geledah 4 Perusahaan Milik Don Ritto, Diduga Tempat Pencucian Uang Kasus Febrie

Sindiran Said Didu ini memicu perdebatan di media sosial, dengan banyak netizen yang mempertanyakan efektivitas dan transparansi proses seleksi direksi dan komisaris di BUMN, terutama di tengah kasus korupsi yang melibatkan PT Pertamina.

Advertisement

Joko Widodo
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version