Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Peringkat Pemenang Pilgub Se-Indonesia

Peringkat Pemenang Pilgub Se-Indonesia

Spesial Senin, 16 Desember 2024 21:33 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: detik.com

Advertisement

GazanaPublika.com – Pemilihan Gubernur 2024 menjadi momentum penting bagi peta politik Indonesia. Dari hasil rekapitulasi suara yang telah dirilis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Partai Gerindra tampil sebagai jawara dengan mendominasi 14 dari 38 provinsi. Capaian ini menegaskan posisi Gerindra sebagai salah satu kekuatan politik terbesar di Tanah Air.

Gerindra berhasil mengamankan kemenangan di sejumlah wilayah strategis seperti Aceh, Jawa Barat, dan Lampung. Kemenangan terbesar mereka terjadi di Lampung, di mana pasangan Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela mencatatkan kemenangan mutlak dengan 82,54% suara. Hegemoni Gerindra juga diperkuat oleh kolaborasi dengan partai-partai dari Koalisi Indonesia Maju (KIM Plus), yang menjadi poros dominan dalam Pilpres 2024.

Advertisement

Partai Lain di Balik Dominasi Gerindra

Di bawah Gerindra, Partai Golkar menyusul dengan kemenangan di 8 provinsi, termasuk Kalimantan Timur dan Bangka Belitung. Demokrat dan NasDem masing-masing meraih 7 dan 6 provinsi, dengan Demokrat mencatat kemenangan besar di Jawa Timur melalui pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak (57,23%).

Sementara itu, PDIP harus puas berada di posisi kelima dengan hanya menang di lima provinsi, termasuk Bali dan DKI Jakarta. Meski tak mendominasi, kemenangan PDIP di Bali dengan pasangan I Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta menunjukkan kekuatan tradisionalnya di Pulau Dewata.

Kemenangan Partai Lain yang Mencuri Perhatian

Selain dominasi partai-partai besar, partai lain seperti PAN, PKS, PPP, dan PKB juga mencatat kemenangan di beberapa daerah. PAN mengamankan Jambi dengan Al Haris-Abdullah Sani yang meraih 60,7% suara. Di sisi lain, Hanura yang hanya memenangkan satu provinsi berhasil memanfaatkan peluang di Kalimantan Utara dengan pasangan Zainal Arifin Paliwang-Ingkong Ala (55%).

Peta Politik Baru Menuju 2024

Hasil Pilgub 2024 memberikan gambaran menarik tentang kekuatan politik masing-masing partai menjelang Pemilu 2024. Gerindra yang memimpin, diikuti oleh Golkar dan Demokrat, mempertegas persaingan antarblok koalisi.

Dominasi Gerindra dan keberhasilan KIM Plus menunjukkan pengaruh kuat Prabowo Subianto sebagai tokoh sentral di kancah politik nasional. Namun, tantangan masih menanti, terutama dari partai-partai yang berusaha mengukuhkan basis kekuatannya menjelang pesta demokrasi terbesar Indonesia.

Peta politik ini menjadi cerminan dinamika kekuatan partai-partai besar dalam merebut simpati masyarakat. Perjalanan menuju Pemilu 2024 tampaknya akan semakin menarik untuk diikuti.

Urutan Partai Pemenang Pemilihan Gubernur 2024 sebagai berikut:

1. Gerindra (14 Provinsi)

• Aceh: Muzakir Manaf – Fadhlullah (53,00%)

• Banten: Andra Sony – Dimyati Natakusumah (57,52%)

• Jawa Barat: Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan (61,16%)

• Kalimantan Tengah: Agustiar Sabran – Edy Pratowo (37,12%)

• Sumatera Barat: Mahyeldi SP – Vasko Ruseimy ST (77,11%)

• Lampung: Rahmat Mirzani Djausal – Jihan Nurlela (82,54%)

• Kalimantan Timur: Rudy Mas’ud – Seno Aji (56,39%)

• Sulawesi Utara: Yulius Selvanus – Johannes Victor Mailangkay (36,51%)

• Sulawesi Tenggara: Andi Sumangerukka – Hugua (49,48%)

• Maluku: Hendrik Lewerissa – Abdullah Vanath (50,69%)

• NTT: Emanuel Melkiades Laka Lena – Jhoni Asadoma (37,58%)

• Papua Barat Daya: Elisa Kambu – Ahmad Nasraus (47,09%)

• Papua Pegunungan: Befa Yigibalom – Natal Pahabol (54,57%)

• Kepulauan Riau: Ansar Ahmad – Nyanyang Haris Pratamura (50,05%)

2. Golkar (8 Provinsi)

• Kalimantan Timur: Rudy Mas’ud – Seno Aji (56,39%)

• Kepulauan Bangka Belitung: Hidayat Arsani – Hellyana (50,78%)

• Kepulauan Riau: Ansar Ahmad – Nyanyang Haris Pratamura (55,07%)

• NTT: Emanuel Melkiades Laka Lena – Jhoni Asadoma (37,58%)

• Gorontalo: Gusnar Ismail – Idah Syahidah (42,59%)

• Kalimantan Tengah: Agustiar Sabran – Edy Pratowo (37,26%)

• Kalimantan Selatan: Muhidin – Hasnuryadi Sulaiman (82,38%)

• NTB: Lulu Muhammad Iqbal – Indah Dhamayanti Putri (42,20%)

3. Demokrat (7 Provinsi)

• Gorontalo: Gusnar Ismail – Idah Syahidah (42,59%)

• Sumatera Selatan: Herman Deru – Cik Ujang (51,55%)

• Maluku Utara: Sherly Tjoanda – Sarbin Sehe (50,73%)

• Papua Tengah: Willem Wandik – Aloisius Giayi (49,90%)

• Sulawesi Tengah: Anwar Hafid – Reny Lamadjido (45,40%)

• Jawa Timur: Khofifah Indar Parawansa – Emil Dardak (57,23%)

• Sulawesi Barat: Suhardi Duka – Salim S. Mengga (46,11%)

4. NasDem (6 Provinsi)

• Papua Barat: Dominggus Mandacan – Mohamad Lakotani (92,67%)

• Papua Pegunungan: Befa Yigibalom – Natal Pahabol (55,95%)

• Sumatera Selatan: Herman Deru – Cik Ujang

• Sulawesi Barat: Suhardi Duka – Salim S. Mengga (46,11%)

• Sulawesi Utara: Yulius Selvanus – Johannes Victor Mailangkay (36,51%)

• Sulawesi Selatan: Andi Sudirman Sulaiman – Fatmawati Rusdi (76,34%)

5. PDIP (5 Provinsi)

• Bali: I Wayan Koster – Nyoman Giri Prasta (61,44%)

• DKI Jakarta: Pramono Anung – Rano Karno (50,07%)

• Kalimantan Barat: Ria Norsan – Krisantus (52,70%)

• Papua: Benhur Tomi – Yermias Bisai (50,06%)

• Papua Selatan: Apolo Safanpo – Paslais Imadawa (49,52%)

6. PAN (3 Provinsi)

• Jambi: Al Haris – Abdullah Sani (60,70%)

• Kalimantan Selatan: Muhidin – Hasnuryadi Sulaiman (82,38%)

• Bengkulu: Helmi Hasan – Mian (55,09%)

7. PKS (3 Provinsi)

• Papua Selatan: Apolo Safanpo – Paslais Imadawa (49,52%)

• Sumatera Barat: Mahyeldi – Vasko Ruseimy (77,99%)

• Banten: Andra Sony – Dimyati Natakusumah (55,80%)

8. PPP (3 Provinsi)

• Jawa Tengah: Ahmad Luthfi – Taj Yasin (58,44%)

• Kepulauan Bangka Belitung: Hidayat Arsani – Hellyana (50,77%)

• Sulawesi Tenggara: Andi Sumangerukka – Hugua (49,48%)

9. PKB (2 Provinsi)

• Riau: Abdul Wahid – SF Hariyanto (43,30%)

• Sulawesi Tengah: Anwar Hafid – Reny Lamadjido (45,40%)

10. Hanura (1 Provinsi)

• Kalimantan Utara: Zainal Arifin Paliwang – Ingkong Ala (55%)

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Wacana Pilkada Lewat DPRD Menguat, 5 Partai Dukung

Spesial

KUHP Baru: Nikah Siri, Ada Ancaman Pidana

Spesial

Di Cina, Alat Kontrasepsi Kena Pajak, Penitipan Anak Bebas PPN

Spesial

Gemar Konsumsi Jajanan Manis, Perempuan Surabaya Alami Diabetes LADA di Usia Muda

BERITA TERBARU

Lada ‘Black Gold’, Artisnya Rempah-Rempah Zaman Kolonial

Febi Pirmansyah Kritik Pernyataan Cak Imin soal NU: Jangan Salahkan Organisasi, Lihat Rekam Jejak Sendiri

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.