Advertisement
GazanaPublika.com, Serang — Wajah lama Pasar Induk Rau (PIR) yang selama ini dikenal padat, semrawut, dan terkesan kumuh akan segera menjadi bagian dari sejarah. Pemerintah Kota Serang di bawah kepemimpinan Walikota Budi Rustandi bersiap memulai transformasi besar-besaran. Targetnya: tahun 2026, seluruh bangunan pasar dirobohkan total dan dibangun ulang dengan konsep pasar modern yang menyerupai mall.
“Pasar bersih, pasar modern, dan pasar yang nyaman. Asri,” kata Budi Rustandi dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (4/8/2025).
Advertisement
Walikota menegaskan tekadnya untuk tidak lagi menempuh jalan renovasi parsial. Kondisi bangunan pasar yang saat ini dinilai sudah tua dan mengkhawatirkan, menjadi pertimbangan utama dalam mengambil langkah ekstrem ini.
“Kalau enggak dirobohkan, ngeri juga. Takut roboh,” ujarnya lugas.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari program penataan dan penertiban yang sudah digulirkan sebelumnya. Namun kali ini, bukan sekadar penataan kios atau parkir, melainkan revitalisasi total dari fondasi hingga atap.
Menurut Budi, PIR tak hanya akan dibenahi fisiknya, tetapi juga akan diubah secara konsep: dari pasar tradisional menuju pusat perbelanjaan modern yang tertib, bersih, dan tertata rapi layaknya mal. Konsep ini diyakini mampu meningkatkan daya tarik masyarakat untuk kembali berbelanja di pasar rakyat, sekaligus menghidupkan kembali denyut ekonomi kerakyatan dengan sentuhan zaman.
“Saya lagi berjuang biar bisa 2026. Pengennya 2026. Yang penting dimulai dulu,” tegas Budi dengan nada penuh keyakinan.
Mengenai pembiayaan proyek yang dipastikan menelan anggaran besar ini, Pemkot Serang masih membuka berbagai opsi. Salah satunya melalui Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan dari pemerintah pusat.
“Anggarannya kan nanti dibahas. Bisa nanti dari DAU tambahan,” ujarnya.
Meski begitu, Budi menekankan bahwa komitmen politik untuk memulai pembangunan pada 2026 jauh lebih penting ketimbang menunggu semua perhitungan rampung di atas kertas.
Revitalisasi ini diharapkan tidak hanya memberi estetika dan keamanan bangunan, tetapi juga menghadirkan perubahan nyata bagi pedagang, pembeli, dan wajah kota Serang secara keseluruhan. Jika proyek ini berjalan sesuai rencana, PIR bisa menjadi ikon baru pusat perdagangan rakyat yang berkelas dan beradab, tanpa kehilangan jati diri lokalnya.
Kini, mata warga Serang tertuju ke 2026, tahun di mana Pasar Rau akan memulai lembaran barunya — dari pasar kumuh ke pasar impian.
Advertisement
