Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Hisab Falakiyah di Pantai Cihara Prediksi 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Hisab Falakiyah di Pantai Cihara Prediksi 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Banten Rabu, 18 Maret 2026 21:54 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Lebak – Tim rukyat yang dipimpin Mukhlis Asyauqani melaksanakan kegiatan hisab falakiyah di kawasan Pantai Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (18/3/2026). Pengamatan dilakukan di Markaz Ciparahu Cihara sejak pukul 16.00 hingga 21.00 WIB sebagai bagian dari penentuan awal bulan Syawal 1447 Hijriah.

Berdasarkan data geolokasi, titik pengamatan berada pada koordinat lintang 6° 49′ 45.942” LS dan bujur 106° 05′ 36.822” BT dengan ketinggian 165,60 meter di atas permukaan laut. Perhitungan dilakukan menggunakan metode efemeris untuk mengetahui posisi matahari dan bulan secara astronomis.

Advertisement

Hasil hisab menunjukkan bahwa ijtimak atau konjungsi akhir Ramadan 1447 H terjadi pada Kamis Kliwon, 19 Maret 2026, pukul 08.23.35 WIB. Pada saat itu, posisi bujur matahari dan bulan berada pada titik yang sama, menandai berakhirnya siklus bulan sebelumnya.

Pada saat matahari terbenam di hari yang sama, yakni pukul 18.08.34 WIB, posisi hilal tercatat memiliki ketinggian 1°42’51” dengan umur 9 jam 44 menit 58 detik. Namun, durasi kemunculan hilal sangat singkat, hanya sekitar 7 menit 34 detik sebelum akhirnya terbenam pada pukul 18.16.07 WIB.

BACA JUGA:  Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih di Tigaraksa

Dengan kondisi tersebut, hilal dinilai masih sangat rendah dan sulit untuk dirukyat. Selain itu, elongasi bulan yang hanya mencapai 5°44’43” serta cahaya hilal yang masih sangat tipis menjadi faktor yang memperkecil kemungkinan terlihatnya hilal pada hari tersebut.

Sementara itu, pada pengamatan hari berikutnya, Jumat Legi (20/3/2026), posisi hilal menunjukkan peningkatan signifikan. Saat matahari terbenam pukul 18.08.05 WIB, ketinggian hilal mencapai 12°09’58” dengan umur lebih dari 33 jam. Durasi hilal berada di atas ufuk juga jauh lebih lama, yakni sekitar 53 menit hingga terbenam pada pukul 19.01.13 WIB.
Kondisi ini dinilai telah memenuhi kriteria visibilitas hilal, baik dari segi ketinggian, elongasi, maupun tingkat pencahayaan, sehingga memungkinkan untuk dapat diamati.

Berdasarkan keseluruhan data hisab tersebut, tim menyimpulkan bahwa awal bulan Syawal 1447 Hijriah diprediksi jatuh pada Sabtu Pahing, 21 Maret 2026.
Meski demikian, penetapan resmi 1 Syawal tetap menunggu hasil sidang isbat yang dilakukan pemerintah dengan mempertimbangkan hasil rukyatul hilal di berbagai wilayah Indonesia.

1. Informasi Geolokasi:
Alamat Markaz : Ciparahu Cihara
Latitude: 6° 49′ 45.942” LS
Longitude: 106° 05′ 36.822” BT
Altitude: 165.60 mdpl
Timezone: UTC+07:00

BACA JUGA:  Rencana Pembangunan Wisata Karodangan: Dorong Ekonomi Lokal Tanpa Lupakan Budaya

1. Ijtimak Akhir Bulan Ramadhan 1447 H:
Hari = Kamis Kliwon
Tgl = 19 Maret 2026 M
Jam = 08:23:35 UTC+07:00
Bujur Matahari: 358°27’06”
Bujur Bulan: 358°27’06”

2. Ghurub a:
Hari = Kamis Kliwon
Tgl = 19 Maret 2026 M
Jam = 18:08:34 UTC+07:00
Umur Hilal = 09 jam 44 menit 58 detik
Tinggi Hilal = 1°42’51”
Elongasi = 5°44’43”
Azimuth Hilal = 273°59’46”
Azimuth Matahari: 269°23’36”
Keadaan Hilal = Terlentang
Nurul Hilal = 0.327 jari
Terbenam Hilal = Jam 18:16:07
Lag : 00 jam 07 menit 33.600 detik

Kronologi :
Kamis Kliwon {malam jum’at legi} tgl 19 Maret 2026 M, jam 18:08:34 Matahari terbenam dan ketinggian hilal 1°42’51” lama hilal cuma 7 menit 34 detik sampai jam 18:16:07 Hilal terbenam

2 Ghurub b:
Hari = Jum’at Legi
Tgl = 20 Maret 2026 M
Jam = 18:08:05 UTC+07:00
Umur Hilal = 33 jam 44 menit 29 detik
Tinggi Hilal = 12°09’58”
Elongasi = 18°47’07”
Azimuth Hilal = 282°13’36”
Azimuth Matahari = 269°47’39”
Keadaan Hilal = Terlentang
Nurul Hilal = 1.160 jari
Terbenam Hilal = Jam 19:01:13
Lag : 00 jam 53 menit 08.420 detik

Alhasil: prediksi 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Sabtu pahing tgl 21 Maret 2026 M

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Banten

Workshop Jurnalistik Kontemporer di SMAN 1 Cibeber, Bina Jurnalis Muda Kreatif

Banten

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

Banten

Driver Lokal Lontar Tolak Penambahan Armada FABA dari Luar Wilayah, Minta Kontrak dan Ritasi Transparan

BERITA TERBARU

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.