Advertisement
GazanaPublika.com, Lebak — Terkait isi pemberitaan hal polemik soal penutupan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-alun Malingping dengan judul : “Ketua AWNI Sorot Dugaan Pelanggaran Etik Media Lebak Paska Penutupan PKL”.
Dalam GazanaPublika.com, pemberitaannya dipandang menyudutkan salah seorang jurnalis Gemasiber8news.com dan lebak.inews.id, yang diarahkan ke saudara Uzek sebagai jurnalisnya oleh media ini, pada Kamis 16 April 2026, di sini akan diperjelas.
Advertisement
Perihal konfirmasi dengan Arip, selaku Koordinator PKL Alun-alun Malingping, bahwa itu benar dan yang bersangkutan juga tak minta namanya dirahasiakan. Bahkan Uzek, sang jurnalis tersebut punya bukti dan voice note yang tersimpan.
“Itu tidak benar, sebab saya saat konfirmasi kepada Arip selaku Koordinator PKL Alun-alun Malingping tidak sambil ngopi. Kemudian saya konfirmasi kembali via voice note dan dijawabnya oleh saudara Arip, dan Arip tidak mengatakan namanya minta dirahasiakan, dan Arip pun tahu kapasitas saya. Saya juga punya bukti konfirmasinya,” ungkap Uzek.
“Selain itu, saya tidak memberikan rilis berita saya kepada media lain yang menerbitkan berita berjudul ‘Puluhan PKL di Alun-alun Malingping, Keluhkan Dampak Penutupan Sementara’ yang diterbitkan revolusinews.com,” tambahnya.
Pihaknya menyebut, setiap tulisan yang dimuat di media tempatnya bekerja itu telah sesuai dengan kaidah jurnalistik yang ada.
“Perlu diketahui, untuk setiap tulisan rilis berita yang dimuat di media kami itu adalah hasil konfirmasi, hasil liputan resmi dan saya kira sudah sesuai kaidah jurnalistik. Dan saya masih simpan bukti hasil liputan. Dan berita di media saya terkait itu tidak bersifat memojokan pihak manapun,” ujar Uzek.
Sebelumnya diberitakan, Polemik pemberitaan terkait penutupan sementara aktivitas PKL di Alun-alun Malingping kembali memanas. Ketua Umum Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI), Rosyid Wijaya, angkat suara dan menyoroti dugaan pelanggaran kode etik jurnalistik yang dilakukan sejumlah media di Kabupaten Lebak. Bahkan, persoalan itu disebut akan dibawa ke Dewan Pers untuk ditindaklanjuti secara resmi.
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat Ujek, wartawan Gemasiber8news.com dan lebak.inews.id, mengajak Arip berbincang santai sambil ngopi. Obrolan yang awalnya berlangsung informal itu membahas kondisi Alun-alun Malingping, dan situasi para pedagang paska adanya aksi solidaritas mahasiswa dan pemuda setempat. (*)
Advertisement
Advertisement
