Advertisement
GazanaPublika.com, Serang — Langkah sinergis Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Serang menggelar Safari Ramadan ke PCM Kecamatan Curug pada Sabtu (15/3/2025) bukan sekadar agenda rutin. Di balik tembok pertemuan di Lingkungan Cicae, Kelurahan Cilaku, tersimpan misi besar: mengukuhkan kekompakan, merawat tradisi lingkungan, dan menyiapkan terobosan pendidikan yang mengubah wajah daerah. Acara bertema “Konsolidasi Organisasi Gerakan Muhammadiyah” ini dihadiri oleh deretan pengurus PDM, PCM se-Kota Serang, PDA Aisyiyah, serta perwakulan pemuda Muhammadiyah.
Encun Sunardi, Ketua PCM Curug, membuka forum dengan tekad yang menggelegar. “Kami tak hanya siap menjaga marwah organisasi, tapi juga akan membumikan program pengembangan yang menyasar kebutuhan riil warga,” ujarnya. Pernyataan ini langsung disambut dengan komitmen pengurus untuk mengoptimalkan posko-posko ramadan dan gerakan literasi di masjid-masjid.
Dr. H. Nursalim, M.Pd., M.Si., Ketua PDM Kota Serang, menekankan pentingnya “membuka pintu seluas-luasnya untuk kolaborasi”. “Muhammadiyah harus jadi magnet kebaikan. Kembangkan ranting di tiap kelurahan, dirikan amal usaha yang memberdayakan, dan jalin sinergi dengan pemerintah kecamatan. Tapi ingat, jangan sampai modernisasi mengikis tradisi bersih-bersih lingkungan kita yang sudah turun-temurun,” tegasnya Koran. Nursalim juga mengajak pengurus untuk “menghidupkan kembali gerakan menanam pohon keluarga” sebagai bagian dari ibadah ramadan.
Drs. H. Dodo Mulyadi, M.Si., Sekretaris PDM Kota Serang, mengingatkan pentingnya kedisiplinan. “AD/ART adalah kompas, tapi komunikasi aktif antarjaringan adalah bahan bakarnya. Jangan sampai kita berjalan di tempat hanya karena miskoordinasi,” pesannya.
Sementara itu, Kiyai Manar Mas, Wakil Ketua Bidang LPCR, memicu antusiasme dengan mengungkap rencana monumental: “Dana wakaf Muhammadiyah di Curug akan dioptimalkan untuk membangun Universitas Muhammadiyah Banten! Ini bukan mimpi—draf awal sudah rampung, dan tanah wakaf siap digarap!”
Advertisement
