Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Mayat Mengambang di Perairan Terate Serang Ternyata Warga Setempat, Polisi Pastikan Bukan Korban Speed Boat

Mayat Mengambang di Perairan Terate Serang Ternyata Warga Setempat, Polisi Pastikan Bukan Korban Speed Boat

Banten Minggu, 13 September 2026 14:37 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Serang – Identitas sesosok mayat yang ditemukan mengambang di kawasan perairan Pantai Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, pada Sabtu sore, 12 September 2026, akhirnya terungkap.

Polda Banten memastikan jenazah tersebut merupakan warga setempat berinisial EM. Polisi juga menegaskan bahwa EM bukan korban maupun bagian dari rombongan speed boat yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.

Advertisement

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, identitas jenazah diketahui setelah polisi melakukan proses identifikasi dan mencocokkan data dengan keterangan pihak keluarga.

“Setelah dilakukan proses identifikasi, jenazah yang ditemukan di Kali Teratai diketahui merupakan Saudara EM,” kata Maruli melalui keterangan resminya.

Menurut Maruli, kepastian identitas tersebut diperoleh setelah pihak keluarga datang dan membenarkan bahwa jenazah yang ditemukan merupakan anggota keluarganya.

BACA JUGA:  Polresta Serang Kota Dinilai Lamban Tangani Kasus Penggelapan Motor

“Berdasarkan hasil identifikasi dan keterangan dari pihak keluarga, yang bersangkutan dipastikan bukan merupakan penumpang maupun bagian dari rombongan speed boat yang mengalami lost contact,” ujarnya.

Dengan kepastian tersebut, Polda Banten meminta masyarakat dan awak media tidak mengaitkan penemuan mayat di kawasan Terate dengan insiden hilangnya speed boat di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.

Maruli juga mengimbau masyarakat mengacu pada informasi resmi kepolisian agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi, terlebih operasi pencarian rombongan speed boat masih berlangsung.

Sementara itu, Polda Banten bersama tim SAR gabungan masih melakukan pencarian secara intensif terhadap rombongan speed boat yang dilaporkan hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.

BACA JUGA:  Polda Banten Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa Nusa Tenggara Timur

Sebelumnya, warga di sekitar Pantai Terate dikejutkan dengan beredarnya video penemuan sesosok mayat yang mengambang di perairan. Dalam video tersebut, jenazah terlihat mengenakan pakaian berwarna hitam.

Mayat itu pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang melintas di kawasan perairan Terate. Setelah mendapat laporan, petugas Polsek Kramatwatu melakukan evakuasi terhadap jenazah.

Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi. Hasil pemeriksaan dan keterangan keluarga selanjutnya memastikan jenazah tersebut adalah EM, warga setempat.

Polda Banten kembali menegaskan bahwa penemuan jenazah di kawasan Terate tersebut tidak berkaitan dengan insiden speed boat yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

Banten

IMC Gandeng Polres Lebak Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar Malingping

Banten

Perkuat Pencegahan Narkoba, Polres Lebak Edukasi Pelajar SMAN 2 Malingping

Banten

Polda Banten Selidiki Dugaan Penambangan Tanah Urug di Kasemen

BERITA TERBARU

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version