Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Relawan Prabowo-Gibran, Peluru Mengenai Saraf Tulang Belakang Akibatnya Alami Kelumpuhan

Relawan Prabowo-Gibran, Peluru Mengenai Saraf Tulang Belakang Akibatnya Alami Kelumpuhan

Berita Utama Rabu, 27 Desember 2023 7:52 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Madura, GazanaPublika.com – Relawan Prabowo-Gibran yang ditembak di Madura, Muara (50), sedang dalam kondisi tak bisa bergerak setelah menjalani operasi pengangkatan peluru di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya.

Muara mengalami dua tembakan di bagian punggung belakang dan samping, mengakibatkan kelumpuhan pada kedua kakinya karena tembakan tersebut merusak sarafnya. Dokter di IGD RSU dr. Soetomo, dr. M Hardian Basuki SpOT(K), menyatakan bahwa korban telah dirawat intensif sejak Jumat malam.

“Jadi, kemungkinan besar saraf tulang belakang yang berfungsi untuk memberikan perintah menggerakkan kedua kaki terkena tembakan,” bebernya, Selasa (26/12/2023), dikutip dari TribunJatim.com.

Tambahannya, pihak rumah sakit akan mengevaluasi hasil operasi serta berusaha untuk memulihkan kemampuan gerak pada kedua kaki korban.

“Kami lakukan evaluasi bertahap, biasanya pasca operasi tulang belakang ada proses latihan duduk, mungkin butuh korset atau latihan duduk,” tuturnya.

Setelah operasi pengangkatan peluru, korban juga telah menjalani pemasangan pen di tulang belakangnya.

Meskipun kondisi Muara sudah memperlihatkan tanda-tanda pemulihan, dia tetap dalam perawatan intensif.

“Tim dokter RSUD Dr Soetomo terus berupaya yang terbaik untuk keselamatan dan kesembuhan pasien,” tandasnya.

Bukan dari Motif Politik

Kombes Pol Dirmanto, Kabid Humas Polda Jatim, mengonfirmasi bahwa sebanyak 11 saksi telah diperiksa dalam upaya mengungkap kasus penembakan yang menimpa relawan dari pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

BACA JUGA:  Israel Gempur Lebanon Sementara AS - Iran Gencatan Senjata

Tim Bidang Laboratorium Forensik Polda Jatim sedang melakukan penyelidikan terhadap proyektil peluru yang telah diangkat dari tubuh korban.

“Ada 11 orang yang diperiksa sebagai saksi. (soal CCTV dan alat bukti lain) Ya ditunggu ya, kalau ada update perkembangan kasus ini, akan kami sampaikan.”

“Proyektil diteliti labfor. (Jumlahnya) petugas masih bekerja,” paparnya, Selasa (26/12/2023), dikutip dari TribunJatim.com.

Sampai saat ini, Ia belum dapat mengungkap identitas pelaku lantaran masih dalam proses penyelidikan.

“Ya ditunggu aja, kami tidak boleh menduga-duga karena ini proses penyelidikan ditunggu aja,” lanjutnya.

Menurut hasil pemeriksaan awal, tampaknya motif penembakan bukan berasal dari alasan politik.

Hingga saat ini, petugas kepolisian belum menemukan bukti yang menghubungkan penembakan dengan perbedaan pilihan calon presiden.

“Dan catatan yang harus kami sampaikan sampai saat ini informasi yang kami terima dari penyidik bawah tidak ada muatan politik. Jadi belum ditemukan adanya muatan politik terkait kasus ini,” tegasnya.

Muhlis, adik korban, mengungkapkan bahwa dia tidak mengetahui tentang masalah apa pun yang dialami oleh kakaknya sehingga mengakibatkan kakaknya menjadi korban penembakan.

BACA JUGA:  Selat Hormuz Kembali Memanas, Iran Klaim Serang Kapal Militer AS dengan Rudal dan Drone

Dia juga menyatakan bahwa hubungan antara Muara dengan warga sekitar berjalan baik dan tidak pernah ada konflik yang terjadi.

“Jadi saat ini kami masih kebingungan dan kami sebagai keluarga memetak-metakkan sumber permasalahan tersebut,” tuturnya.

Setelah mendapatkan perawatan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, kondisi korban mulai menunjukkan perbaikan.

Muhlis menambahkan bahwa korban telah menjalani operasi dan ditemukan dua luka tembak yang menembus kulit di bagian pinggang.

“Jalannya operasi berhasil dilaksanakan mulai (23/12/2023) pukul 03.30 WIB, terdapat dua luka tembakan dan proyektil peluru di tubuh kakak saya (korban),” bebernya.

Walaupun kondisinya telah membaik, korban masih belum dapat berkomunikasi dan tetap perlu dirawat di ruang ICU.

“Alhamdulillah kondisinya terus stabil, sekarang masih dalam tahap pemulihan pasca operasi,” tandasnya.

Beberapa tokoh masyarakat dan relawan dari kubu Prabowo-Gibran sempat menjenguk korban.

Tetapi, pihak keluarga memohon agar mereka tidak masuk ke ruang ICU.

“Jadi para tamu bertemu dengan keluarga di parkiran,” jelasnya

Dia berharap agar kepolisian segera mengungkap pelaku penembakan tersebut.

“Kami sangat berharap pelaku diamankan dan dihukum sesuai perbuatannya, agar pelaku mendapatkan efek jera,” ucapnya. (Sumber: TribunNews.com)

Prabowo
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Berita Utama

Menantang Risiko di Bawah Rel: Langkah Sigap Rano Karno Cegah Petaka ‘Sinkhole’ Lenteng Agung

Berita Utama

Strategi Pengendalian Impor Diperketat guna Menjaga Daya Saing Industri Dalam Negeri

Berita Utama

Langkah Baru Menuju Perdamaian: AS Tawarkan Proposal Konsesi Finansial dan Penghentian Militer kepada Iran

BERITA TERBARU

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Polda Banten Meringkus Debt Collector Yang Melakukan Perampasan dan Penganiayaan Terhadap Personel Brimob

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

Mengurai Dialektika Genetika, Epigenetika, dan Jati Diri Klan Leluhur

Kritik dan Dialektika Kebijakan Alokasi Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.