Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Armada AS Mendekat, Teheran Tegaskan ‘Siap 200 Persen’ Hadapi Ancaman Washington

Armada AS Mendekat, Teheran Tegaskan ‘Siap 200 Persen’ Hadapi Ancaman Washington

Berita Utama Kamis, 29 Januari 2026 13:27 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Teheran — Ketegangan di Teluk kembali menegang ketika Iran menyatakan dirinya ‘siap 200 persen’ untuk membela diri dari kemungkinan serangan armada Amerika Serikat yang dipimpin kapal induk USS Abraham Lincoln. Di ibu kota Iran, pernyataan itu bergema di tengah peringatan keras Presiden AS Donald Trump yang menekan Teheran agar kembali ke meja perundingan soal kesepakatan nuklir.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menepis klaim Washington bahwa Teheran telah meminta pembicaraan. Kepada Reuters, Araqchi menegaskan tidak ada kontak terbaru dengan pihak AS dan menyatakan bahwa pendekatan berbasis tekanan militer justru menutup pintu diplomasi.

Advertisement

“Conducting diplomacy through military pressure is neither effective nor useful,” ujar Araqchi, seperti dikutip Reuters.

BACA JUGA:  Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol, Pemerintah Siapkan Skema Baru bagi Hasil untuk Driver

Nada serupa datang dari Misi Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dalam pernyataan resminya, Teheran menyebut tidak akan menerima negosiasi yang diajukan di bawah ancaman, seraya menegaskan kesiapan penuh untuk merespons setiap bentuk agresi.

Sementara itu, Presiden Trump memilih jalur peringatan terbuka. Melalui unggahan di platform Truth Social, ia menulis bahwa “armada besar” sedang bergerak mendekati Iran dan siap menjalankan misi “dengan cepat dan keras”. Trump juga mengingatkan bahwa serangan berikutnya akan “jauh lebih buruk” jika Teheran menolak membuat kesepakatan baru mengenai program nuklirnya.

Laporan Financial Times menyebutkan, gugus tempur USS Abraham Lincoln telah memasuki wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS, didukung kapal perusak dan jet tempur, sebagai bagian dari unjuk kekuatan Washington di kawasan. AS juga dilaporkan memindahkan sistem pertahanan udara tambahan ke wilayah Teluk.

BACA JUGA:  Trump Sebut Konflik dengan Iran ‘Pertempuran Kecil’, Klaim Operasi Ofensif Telah Berakhir

Di Teheran, sinyal militer tersebut dibaca sebagai tekanan politik. Para pejabat Iran menegaskan bahwa respons mereka tidak akan sekadar simbolik. Media internasional mengutip sumber-sumber Iran yang menyebut kemungkinan penargetan kepentingan AS di kawasan jika serangan benar-benar terjadi.

Ketegangan ini kembali mengingatkan dunia pada rapuhnya stabilitas Timur Tengah, di mana satu unggahan media sosial dan satu pergerakan armada bisa mengubah suhu geopolitik dalam hitungan jam. Di tengah saling ancam itu, pintu diplomasi masih terbuka—namun, seperti diakui banyak analis, kini dijaga oleh deru mesin kapal perang dan bahasa ultimatum, bukan oleh meja perundingan.

Advertisement

Bahasa Perang Politik
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Berita Utama

Fokus Jalani Pengobatan Jantung, Nanik S Deyang Mengundurkan Diri dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional

Internasional

Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

Berita Utama

Mensesneg Minta Hotman Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Presiden

BERITA TERBARU

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.