Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Afrika Selatan Tuntut Israel di Mahkamah Internasional ICJ Atas Kasus Genosida Warga Gaza, Mau Tahu Isinya? Simak Yuk!

Afrika Selatan Tuntut Israel di Mahkamah Internasional ICJ Atas Kasus Genosida Warga Gaza, Mau Tahu Isinya? Simak Yuk!

Berita Utama Jumat, 12 Januari 2024 16:10 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Den Haag, GazanaPublika.com – Mahkamah Internasional (ICJ) mulai mendengarkan tuntutan yang diajukan oleh Afrika Selatan terhadap Israel, yang dituduh melakukan genosida terhadap warga Palestina selama perang di Gaza. Afrika Selatan telah membawa kasus ini ke dalam Konvensi Genosida 1948, dengan klaim bahwa tindakan Israel, termasuk pembunuhan warga Palestina di Gaza, telah menyebabkan penderitaan fisik dan mental yang serius, pada Kamis (11/1/2024),

 

Mereka menegaskan bahwa Israel harus bertanggung jawab atas dugaan genosida ini, menyebabkan “kondisi kehidupan yang diperkirakan akan mengakibatkan kehancuran fisik” bagi warga Palestina.

Seperti dilaporkan oleh laman Financial Times pada Kamis (11/1/2024), Israel dengan tegas menyangkal tuduhan tersebut. Mereka berpendapat bahwa kasus yang diajukan di Afrika Selatan tidak memiliki dasar fakta dan hukum, dianggap sebagai eksploitasi terhadap pengadilan yang dianggap tidak bermoral dan merendahkan.

Israel juga menegaskan bahwa tindakan pasukannya sejalan dengan hukum internasional dan hanya ditujukan kepada kelompok militan. “Israel telah menyatakan bahwa penduduk Jalur Gaza bukan musuh, dan kami berupaya keras untuk meminimalkan kerugian bagi mereka yang tidak terlibat, serta memfasilitasi bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza,” ujar Kementerian Luar Negeri Israel.

BACA JUGA:  Gencatan Senjata Diperpanjang, Militer AS Tetap Siaga: Iran Sebut ‘Tak Berarti Apa-Apa’

Perlu diingat bahwa Konvensi Genosida dibentuk setelah Perang Dunia II dan Holocaust, yang menelan korban 6 juta orang Yahudi oleh Nazi dan kolaborator mereka.

Afrika Selatan dan Israel telah menandatangani perjanjian, memungkinkan Afrika Selatan untuk mengajukan kasusnya. Sebelumnya, Konvensi tersebut hanya diterapkan dalam kasus Bosnia dan Serbia, Gambia dan Myanmar, serta perang Rusia di Ukraina.

Keputusan akhir terkait kasus ini diperkirakan memakan waktu bertahun-tahun. Sidang minggu ini hanya berkaitan dengan permintaan tindakan darurat dari Afrika Selatan. Meskipun pengadilan mungkin mengambil keputusan dalam beberapa minggu, pengadilan tidak memiliki mekanisme penegakan.

Pada Maret 2022, pengadilan memerintahkan Rusia untuk menghentikan operasi militernya di Ukraina, namun Moskow menolak mematuhi perintah tersebut.

BACA JUGA:  Jakarta Siaga, Ribuan Aparat Diterjunkan Kawal Gelombang Aksi Mahasiswa di Tiga Titik Strategis

Para pengamat menyatakan bahwa meskipun langkah-langkah penegakan tidak diimplementasikan, keputusan untuk menerapkannya dapat memengaruhi reputasi negara tersebut dan mempengaruhi cara negara-negara lain berinteraksi dengannya.

“Menurut saya, pengadilan opini publik memiliki lebih banyak pertimbangan daripada yang disadari orang-orang,” kata Sheila Paylan, pakar hukum internasional dan hak asasi manusia.

“Saya tidak tahu bagaimana reputasi Israel mampu menangani kerugian seperti itu, mengingat pentingnya konvensi yang mengatur hal tersebut.”

Israel menyatakan perang terhadap Hamas setelah militan Hamas menyerbu negara tersebut pada tanggal 7 Oktober. Pejabat Israel melaporkan sekitar 1.200 orang tewas dan 240 orang disandera sebagai akibat dari serangan tersebut.

Sementara itu, serangan balasan Israel di Gaza dilaporkan telah menewaskan lebih dari 23.000 orang menurut pejabat Palestina. Dampaknya termasuk 1,9 juta dari 2,3 juta penduduk di wilayah kantong tersebut menjadi pengungsi dan sebagian besar wilayah tersebut tidak dapat dihuni. (Sumber: Liputan6.com)

Israel Mahkamah Konstitusi
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Internasional

Teheran Mulai Persiapkan Upacara Pelepasan Ali Khamenei, Prosesi Dijadwalkan Berlangsung Sebelum Akhir Juni

Berita Utama

Menantang Risiko di Bawah Rel: Langkah Sigap Rano Karno Cegah Petaka ‘Sinkhole’ Lenteng Agung

Internasional

Eskalasi Serangan Udara dan Perintah Pengosongan Paksa Guncang Lebanon Selatan

BERITA TERBARU

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Polda Banten Meringkus Debt Collector Yang Melakukan Perampasan dan Penganiayaan Terhadap Personel Brimob

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

Mengurai Dialektika Genetika, Epigenetika, dan Jati Diri Klan Leluhur

Kritik dan Dialektika Kebijakan Alokasi Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.