Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Majelis Almarijul Wathon Gelar Milad Syekh Hasan Asy-Syadzili ke-852l

Majelis Almarijul Wathon Gelar Milad Syekh Hasan Asy-Syadzili ke-852l

Berita Utama Senin, 29 April 2024 2:04 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

Lebak, GazanaPublika.com – Majelis Al Ma’arijul Wathon menyelenggarakan kegiatan milad Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili yang ke 852 (dalam hitungan tahun hijriyah) di Desa Cikeusik Timur, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten (28/4/2024).

Giat itu dihadiri sejumlah santri dan ulama serta beberapa organisasi masyarakat, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Damar Alam, Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia ( TTKKBI), Matan dan lainnya juga Muspika Malingping.

Advertisement

Acara Milad Syekh Hasan Sadzily memghadirkan Dai, KH. Amin Fauzi atau biasa dipanggil Ki Jablai dari Tanggerang.

Ketua Panitia Milad Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili, Hida N Hidayat mengungkapkan bahwa seharusnya kegiatan ini diselenggarakan pada hari ke-10 Syawal atau 10 hari lebaran. Namun karena pertimbangan tertentu, kegiatan ini pun diundur pelaksanaannya pada hari ini (28/4/2024) agar semua pihak yang menghadiri dapat berpartisipasi di dalam acara tersebut.

“Alhamdulillah, kita menyelenggarakan ini rutin setiap Syawal sejak tahun 2016,” tutur Hida N. Hidayat.

Hida mengungkapkan acara ini diadakan setiap tahun untuk memastikan jamaah Majelis Al-Ma’arijul Wathon terus mengingat kehidupan, peribadahan, dan kewaliannya Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili sebagai pendiri Tarekat Syadziliyah yang terkenal di dunia. Ia pun dikenal sebagai salah satu keturunan Nabi Muhammad SAW.

BACA JUGA:  Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

“Tujuan kami untuk mengenang. Ya mengenang. Mengenang kehidupan waliyullah itu barakah. Ibadah. Kita meyakini itu sebagai ahlus sunnah wal jamaah. Kita berharap syafaatnya. Apalagi beliau masyhur dikenal sebagai keturunan Rasulilah. Itu sahih ya,” jelas Hida kepada GazanaPublika.com.

Diketahui, Majelis Al Ma’arijul Wathon dibawah asuhan Kiyai Hudi Nurhudiat, S.H., S.Ag., M.H. Dibawahnya para salik dibimbing untuk mengenal dan mempraktikan ilmu tasawuf dan tarekat Syadziliyah.

Sementara itu, KH. Amin Fauzi yang diundang untuk memberikan ceramah dalam acara Milad Syekh Abul Hasaj Asy-Syadzili memberikan nasehat-nasehat yang bermakna bagi hadirin. Dalam ceramahnya, KH. Amin Fauzi menekankan pentingnya berzikir, shalawat, sedekah, membaca Al Qur’an dan berdoa.

Dalam hal berzikir, KH. Amin Fauzi memberikan keberadaan orang tarekat yang banyak mengalami kesuksesan yang dikarenakan mereka bersungguh-sungguh berzikir mendapatkan hikmahnya.

“Coba renungkan, tujuan tarekat sebenarnya adalah mencari ridho Allah, tetapi mengapa banyak yang bertarekat menjadi kaya?” tutur KH. Amin Fauzi.

Namun demikian, KH. Amin Fauzi mengingatkan agar tidak lalai terhadap syariat ketika seseorang rajin berzikir. Syariat adalah dasar agama.

“Barangsiapa yang berzikir tanpa berfiqih, ia akan fasik. Orang yang berzikir tidak ada artinya jika tidak shalat,” ujar KH. Amin Fauzi.

BACA JUGA:  Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Didakwa Terima Suap Rp203 Miliar, Modus Pembayaran Jasa Hukum

KH. Amin Fauzi terutama menjelaskan mengenai karamah Syekh Abu Hasan Asy-Syadzili. Oleh karena itu, hadirin dianjurkan untuk bertawasul kepadanya setiap kali memiliki hajat. Setiap doa pada hakikatnya akan sampai kepada Allah, tetapi sampaikan tawasul terlebih dahulu kepada Syekh Abu Hasan agar mendapatkan berkah. Berkah adalah sesuatu yang dikejar oleh manusia.

Menjelang akhir ceramahnya, KH. Amin Fauzi memberikan petuah kepada hadirin untuk mengingat kematian, karena, ungkapnya, manusia cepat atau lambat akan mati.

“Ingat mati, karena kematian tidak bisa diduga, baik yang muda maupun yang tua, yang sehat maupun yang sakit semua akan mati. Untuk itu, perbaiki ibadah kita,” tegas KH. Amin Fauzi.

Sementara, Chaidar Widodo Hudori, Ketua Mawakop (Marijul Wathon Kebon Kopi menjelaskan, bahwa acara itu memang tidak seperti tarekat yang lain, menyelenggarakan Haul. Mawakop menyenggarakan milad seorang guru. Milad itu bertujuan mengenang perjalanan hidup seseorang, khususnya pendiri guru tarekat.

“Kalau mengadakan milad di masa hidup justru takut tasyabuh. Kalau sudah meninggal justru tujuannya untuk mengingat perjalanan hidupnya supaya sebagian hikmah dalam kepribadiannya bisa meresap kepada diri kita,” ungkap Wa Dodo allias Chaidar Widodo.

 

Advertisement

Abu Hasan Asy-Syadzili Al Ma’arijul Wathon Tarekat Tasawuf
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Berita Utama

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Nasional

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Didakwa Terima Suap Rp203 Miliar, Modus Pembayaran Jasa Hukum

BERITA TERBARU

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version