GazanaPublika.com – Perang Gaza, Ukraina, dan Rohingya membuat Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus angkat bicara. Dalam audensi umum, ia menyampaikan kecaman atas keberadaan industri senjata. Disebutnya “mengambil keuntungan dari kematian”.
Dilaporkan dari Vatikan saat berbicara kepada khalayak berbicara di depan khalayak oleh Paus Fransiskus, di Vatikan, pada Rabu (2/5/2024).
Paus Fransiskus menyatakan bahwa investasi yang menghasilkan pendapatan terbesar saat ini adalah dari pabrik-pabrik senjata.
“Mendapat keuntungan dari kematian adalah hal yang sangat buruk,” ujarnya, seperti dikutip Vatican News.
Paus Fransiskus meminta umat Katolik untuk berdoa bagi perdamaian dan para korban perang, menekankan bahwa perang selalu merupakan sebuah kekalahan. Ia menyerukan doa khusus untuk mereka yang menderita akibat perang di Ukraina dan Palestina.
Selain itu, Paus Fransiskus menyoroti situasi sulit yang dialami pengungsi Rohingya di Myanmar akibat perang saudara. Ia mengajak semua orang untuk berdoa demi perdamaian dan memohon agar perdamaian sejati hadir bagi para pengungsi dan seluruh dunia.
“Mari kita berdoa demi perdamaian, mari kita meminta perdamaian sejati bagi mereka dan seluruh dunia,” kata Paus Fransiskus.
Sumber: antaranews.com
