Advertisement
GazanaPublika.com, Teheran — Pada Sabtu (26/10) dini hari waktu setempat, Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke Iran. Operasi ini dilakukan dengan melibatkan puluhan jet tempur yang menyerang beberapa lokasi penting di negara tersebut. Ledakan besar terdengar sekitar pukul 02.30 waktu setempat, mengguncang ibu kota Iran, Teheran, dan beberapa kota lainnya seperti Karaj dan Mashhad. Serangan ini menyebabkan banyak warga terbangun akibat suara ledakan dahsyat yang menggema di beberapa wilayah.
Menurut laporan dari media publik Israel, KAN, puluhan jet tempur dikerahkan dalam serangan ini, yang dikabarkan telah direncanakan selama beberapa pekan terakhir melalui serangkaian rapat kabinet keamanan Israel. Selain itu, pemerintah Israel telah berkoordinasi dengan Amerika Serikat mengenai serangan ini, termasuk beberapa konsultasi tingkat tinggi antara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Joe Biden.
Advertisement
Meskipun serangan tersebut terjadi setelah berminggu-minggu pertimbangan, para pejabat menyatakan bahwa keputusan ini diambil dengan hati-hati dan mempertimbangkan berbagai aspek. Diketahui pula bahwa sejumlah jet tempur F-16 milik Amerika Serikat telah tiba di kawasan Timur Tengah untuk mendukung operasi ini. Langkah agresif Israel ini semakin memperkeruh ketegangan antara kedua negara dan berpotensi memperburuk situasi keamanan di wilayah tersebut.
Sumber: CNNIndonesia.com
Advertisement
