Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Pramono Anung Pastikan UMP DKI Jakarta 2026 Diumumkan Rabu Besok

Pramono Anung Pastikan UMP DKI Jakarta 2026 Diumumkan Rabu Besok

Daerah Selasa, 23 Desember 2025 21:16 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

GazanaPublika.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2026 akan dilakukan pada batas akhir penetapan, yakni Rabu (24/12/2025). Kepastian tersebut disampaikan Pramono usai melakukan sejumlah agenda di Balai Kota Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Menurut Pramono, proses administrasi penetapan UMP telah memasuki tahap akhir. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini tinggal menyampaikan keputusan resmi kepada publik sesuai tenggat waktu yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Kami sedang mempersiapkan Keputusan Gubernur, mudah-mudahan, sebenarnya sudah ada keputusan, tetapi kami akan mengumumkan besok sesuai dengan batas waktu yang diberikan,” kata Pramono dalam konferensi persnya, Selasa (23/12/2025).

Pramono menegaskan penetapan UMP 2026 sepenuhnya mengacu pada ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025. Ia menyatakan komitmennya untuk menjalankan regulasi tersebut secara konsisten sebagai dasar pengambilan kebijakan pengupahan di Jakarta.

“Yang jelas bahwa sebagai Gubernur DKI Jakarta, saya pasti taat dengan PP yang mengatur tentang itu, yaitu PP Nomor 49 Tahun 2025, Sehingga dengan begitulah yang kita gunakan sebagai acuan dan besok kami umumkan,” lanjutnya.

BACA JUGA:  CIF di Pesona Cianjur: Kolaborasi ‘Seni Tradisi’ dan Pertanian untuk Ketahanan Pangan

Lebih lanjut, Pramono mengungkapkan bahwa keputusan gubernur terkait UMP 2026 sejatinya telah ditandatangani. Namun, besaran upah minimum tersebut baru akan diumumkan secara resmi pada Rabu besok.

“Yang jelas saya sudah tanda tangan keputusan Gubernurnya, itu aja. Tapi angkanya besok diumumkan,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan bocoran angka UMP 2026, Pramono memilih tidak memberikan keterangan detail. Ia berharap keputusan yang akan diumumkan dapat diterima semua pihak dan tidak memicu gejolak ketenagakerjaan.

“Ya, pokoknya bismillahirrahmanirrahim diterima semuanya. Enggak ada aksi mogok (buruh) karena sekarang ini negara lagi butuh adem-ayem lah. Pokoknya besok diumumkan. Besok ditodong aja saya, nanti saya umumin,” terangnya.

Sebelumnya, pembahasan UMP DKI Jakarta 2026 di Dewan Pengupahan Jakarta berlangsung cukup intens. Dalam rapat terakhir, muncul tiga opsi besaran UMP yang berasal dari unsur pengusaha, buruh, dan pemerintah daerah.

BACA JUGA:  Desakan Menggema di Depan KPK, Aktivis NTB Soroti Dugaan Keterlibatan Sekda Lotim dalam Kasus Korupsi Chromebook

Dari kalangan pengusaha yang diwakili Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), rekomendasi kenaikan UMP 2026 mengacu pada nilai alpha sebesar 0,5. Usulan tersebut disampaikan oleh Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Jamsos, dan K3 DPP Apindo DKI Jakarta sekaligus anggota Dewan Pengupahan dari unsur pengusaha, Nurjaman.

“Betul, semula Dewan Pengupahan unsur pengusaha meminta alphanya 0,5,” kata Nurjaman saat dihubungi CNBC Indonesia, Selasa (23/12/2025).

Sementara itu, perwakilan buruh mengusulkan pendekatan berbeda. Wakil Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) DKI Jakarta yang juga anggota Dewan Pengupahan dari unsur pekerja, Sujito, menyebut kenaikan UMP 2026 seharusnya didasarkan pada pemenuhan 100% kebutuhan hidup layak (KHL).

“Dari sisi buruh, kami rekomendasikan kenaikan UMP 2026 di Jakarta didasarkan pada KHL sebesar Rp 5,89 juta,” kata Sujito.

Adapun dari unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kenaikan UMP 2026 diusulkan dengan menggunakan nilai alpha sebesar 0,75 sebagai titik tengah dari berbagai kepentingan yang dibahas dalam Dewan Pengupahan.

Aksi Bahasa Buruh
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Daerah

Ekonomi Kurban Menyusut Triliunan Rupiah, Masjid Al Ikhlash Kalideres Rasakan Dampaknya

Daerah

Dampak Pemadaman Masal Sumatera: Sektor Perdagangan dan Layanan Kesehatan di Bagansiapiapi Lumpuh Total

Daerah

Bangkitnya Kebudayaan Nusantara Indikator Persatuan Indonesia

BERITA TERBARU

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Polda Banten Meringkus Debt Collector Yang Melakukan Perampasan dan Penganiayaan Terhadap Personel Brimob

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

Mengurai Dialektika Genetika, Epigenetika, dan Jati Diri Klan Leluhur

Kritik dan Dialektika Kebijakan Alokasi Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.