Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Desakan Menggema di Depan KPK, Aktivis NTB Soroti Dugaan Keterlibatan Sekda Lotim dalam Kasus Korupsi Chromebook

Desakan Menggema di Depan KPK, Aktivis NTB Soroti Dugaan Keterlibatan Sekda Lotim dalam Kasus Korupsi Chromebook

Daerah Rabu, 6 Mei 2026 20:05 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com,   Lombok Timur — Suasana di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, pada Rabu (6/5/2026) diwarnai gelombang aspirasi dari Konsorsium Aktivis Nusa Tenggara Barat. Mereka datang membawa satu tuntutan utama: mendesak KPK bergerak lebih tegas dan terbuka dalam menuntaskan dugaan perkara korupsi yang menyeret nama Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur.

Aksi tersebut menjadi penanda bahwa perhatian publik terhadap perkara yang membelit sejumlah proyek strategis di daerah itu belum surut. Sorotan utama diarahkan pada dugaan korupsi pengadaan Chromebook pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur Tahun Anggaran 2022, selain proyek rehabilitasi Dermaga Labuhan Haji yang kini tengah berproses di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

BACA JUGA:  Gubernur Papua Barat Daya: 'Orang Papua Seperti Ngontrak di Tanah Sendiri'

Advertisement

Koordinator Lapangan, Akbar Rasyid, menegaskan bahwa masyarakat berhak memperoleh kepastian hukum atas perkara yang telah lama menjadi konsumsi ruang publik. Menurutnya, lambannya perkembangan penanganan kasus justru memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat mengenai ketegasan aparat penegak hukum, terlebih ketika dugaan menyentuh lingkar pejabat tinggi daerah.

“Penegakan hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. KPK harus membuktikan komitmennya sebagai lembaga independen yang berani menindak siapa pun tanpa pengecualian,” tegas Akbar.

Ia menilai, bila situasi ini terus berlarut tanpa kejelasan, kepercayaan publik terhadap supremasi hukum dapat terkikis. Karena itu, seluruh pihak yang namanya muncul dalam rangkaian proses hukum, menurutnya, harus segera diklarifikasi dan diperiksa sesuai ketentuan yang berlaku agar tidak ada ruang bagi impunitas.

BACA JUGA:  23 Siswa MAN 2 Rembang Terserang Diare Massal, Penyebab Masih Diselidiki

“Aparat penegak hukum, khususnya KPK, tidak boleh bersikap pasif. Setiap indikasi dan fakta hukum yang berkembang harus ditindaklanjuti secara serius, terbuka, dan profesional,” lanjutnya.

Bagi Konsorsium Aktivis NTB, aksi di depan Gedung KPK bukan sekadar unjuk rasa, melainkan bentuk kontrol publik yang sah dalam negara demokrasi. Mereka menegaskan akan terus mengawal perkembangan perkara tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab moral untuk menjaga integritas pemerintahan, sekaligus memastikan penegakan hukum berjalan adil, transparan, dan tanpa pandang bulu. (Drix)

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Daerah

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

Daerah

Kamonesan NJP Cianjur Himpun 110 Seniman, Siapkan Kolaborasi Kolosal ‘Sasakala Gunung Padang’

Daerah

KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam Kasus Dugaan Suap Pengurusan HGB Summarecon di Bogor

BERITA TERBARU

Shalat Jumat Keliling di Masjid Jami Al Mutoharo, Wakapolda Banten Ajak Masyarakat Perkuat Ukhuwah dan Jaga Kamtibmas

Polda Metro Panggil Dandhy Laksono 27 Oktober, Kasus Film ‘Pesta Babi’ Masih Tahap Penyelidikan

Kapolri Ungkap 13 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, 22 Perusahaan Terafiliasi Asing Diselidiki

Survei SMRC: Tanpa KDM, Gibran Ungguli Prabowo dalam Simulasi Pilpres

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version